Mojokerto (beritajatim.com) – Dua kotak amal Masjid Al Mubarok di Dusun Unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dicuri pada, Senin (21/8/2023) dini hari. Dua kotak amal tersebut ditemukan dalam keadaan kosong sekitar 500 meter tepat di depan Pusat Informasi Majapahit (PIM) sisi selatan.
“Iya kejadian dini hari, tanggal 21 Agustus 2023 kira-kira pukul 02.15 WIB. Pelakunya dua orang kalau melihat dari CCTV. Ada mobil avanza, saya ragu-ragu itu mobil Avanza atau Xenia tapi kelihatannya model yang sebelum sekarang, lampu tumpuk,” ungkap pengurus Masjid Al-Mubarok, Yusuf Mubarok (37), Rabu (23/8/2023).
Nomor kendaraan pelaku diduga dilepas agar tidak mudah dideteksi. Yusuf menilai, para pelaku sudah melakukan persiapan yang cukup matang. Dua pelaku tersebut satu menggunakan kaos hitam bertuliskan ‘Saudara SNP New Palapa’ dengan topi dan satu pelaku menggunakan jaket hoodie bermasker.
“Kaos oblong atribut NSP tapi tidak tahu ikut komunitas regional mana, itu menggunakan topi dan masker juga. Mereka mengambil dua kotak amal di sebelah kiri dan tengah teras masjid. Dua-duanya diambil, satu pelaku bertugas pemetaan dan mengabari temannya merebahkan kursi bagian tengah mobil,” katanya.
Kedua pelaku mengambil secara bersamaan kedua kotak amal tersebut dan memasukkan ke dalam mobil bagian tengah kemudian langsung kabur. Yusuf menjelaskan jika kotak amal di Masjid Al Mubarok dibuka setiap hari Jumat setelah sholat Jumat sehingga diduga isi dua kotak amal tersebut tidak banyak.

Setelah mengambil, lanjut Yusuf, pelaku mengambil isi kotak amal saat di dalam mobil kemudian dibuang dalam keadaan kosong di depan PIM sisi selatan. Yusuf menjelaskan jika pelaku datang dari arah utara kemudian kabur ke arah selatan sebelum akhirnya membuang dua kotak amal dari kondisi kosong.
“Dua kotak amal isinya diambil dalam mobil dikosongkan dan dibuang di Balongbunder. Masuk halaman masjid melalui jalan desa, iya terbuka tidak ada pagar yang selatan. Posisi kotak amal di teras, ya ditaruh saja tidak pernah dibawa masuk tapi digembok. Mungkin setelah ini akan dirantai (kotak amal),” tuturnya.
Yusuf menambahkan, jika kejadian pencurian kotak amal tersebut merupakan kejadian kali kedua. Sebelumnya, pencurian kotak amal di Masjid Al Mubarok terjadi sekira sebulan lalu. Diduga pencurian dilakukan orang yang berbeda, ini lantaran kejadian pencurian yang pertama pelaku mematikan lampu terlebih dahulu.
“Sepertinya berbeda (pelaku). Sebulan lalu itu tidak jelas, pelaku mematikan lampu teras masjid sebelum mengambil kotak amal. Tidak hanya satu kotak amal yang di tengah, hanya diambil uangnya setelah mengambil, lampu dinyalahkan lagi. Yang kejadian ini, sudah dilaporkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.
Sebelumnya, kotak amal Masjid Al Mubarok di Dusun Unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dicuri kawanan pencuri. Para pelaku yang membawa mobil ini terekam Closed Circuit Television (CCTV) mengambil dua kotak amal dari teras masjid. [tin/kun]
BACA JUGA: Bawa Mobil, Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid di Mojokerto Terekam CCTV
![Isi Dikuras, Dua Kotak Amal Ditemukan Kosong Dibuang di Depan Pusat Informasi Majapahit Mojokerto Aksi pelaku saat mengambil kotak amal Masjid Al Mubarok di Dusun Unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/VideoCapture_20230823-121650_wNTQAJD16Q-1024x576.jpeg)





