Magetan (beritajatim.com) – Komedian Isa Bajaj meminta pihak terkait untuk memasang closed circuit television (CCTV) di Alun-alun Magetan, Jawa Timur. Hal ini menyusul dugaan penganiayaan yang dialami putrinya di lokasi tersebut pada Kamis (18/4/2024) sore.
“Alun-Alun ini kan sarana umum mudah-mudahan dengan ada kejadian ini bisa ditambah CCTV di perempatan di Alun-Alun yang ramai ya. CCTV kan juga bisa untuk memantau lalu lintas selain memantau kegiatan dan aktivitas warga,” kata Isa saat ditemui di warung makan miliknya, Sabtu (20/4/2024).
“Harapannya ya selain kepolisian agar segera menangkap pelaku, pihak-pihak terkait ada yang bisa memasang CCTV. Kalaupun ada yang mati bisa dinyalakan karena ternyata di parkiran Masjid itu ada, tapi mati juga tuh,” tambah pria bernama asli Isa Wahyu Prastantyo itu.
Selain itu, Isa Bajaj juga berharap segera ada update dari CCTV yang tidak berada di lokasi kejadian, namun dilalui oleh terduga pelaku.
“Nah untuk ini saya juga berharap sekali segera ini apa namanya ada update dari CCTV yang nggak ada di situ tapi dilalui pelaku ini. Karena, dari cerita anak-anak saya, orang yang kontak fisik sama putri saya itu lanjut menyebrang naik motor ke arah timur,” katanya.
Diketahui, kronologis kejadian dugaan kekerasan terhadap putri bungsu Isa Bajaj berawal saat putrinya bermain di Alun-alun Magetan bersama dua kakaknya. Putrinya kemudian pulang ke rumah dengan kondisi menangis dan kemaluannya berdarah.
Bocah empat tahun itu mengaku kepada orang tuanya bahwa dia telah mengalami kontak fisik dengan seorang ‘kakak cowok’ di Alun-alun Magetan. Isa Bajaj kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Magetan. Polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut dan belum menetapkan tersangka. [fiq/kun]






