Surabaya (beritajatim.com) – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang menyediakan layanan operasional terminal non peti kemas, mengadakan Sosialisasi Kesadaran K3 bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (7/6/2023).
Sebagai bagian dari inisiatifnya, Pelindo Multi Terminal memberikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para TKBM untuk memastikan keselamatan mereka selama bekerja.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Fiona Sari Utami, menjelaskan inisiatif Peduli K3 ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong budaya keselamatan kerja di Pelabuhan Tanjung Perak. Termasuk memberikan alat pelindung diri kepada pekerja TKBM, baik di lingkungan perusahaan maupun mitra eksternal.
“Selain itu, sosialisasi dan pemberian APD ini juga menjadi salah satu aksi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan SPMT. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kesadaran dari semua pihak untuk berkontribusi dan berperan aktif dalam mengimplementasi budaya K3 sehingga lebih aware terhadap keselamatan dan kesehatan di area Pelabuhan yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal,” terang Fiona.
Kepala Seksi Fasilitas dan Pengawasan Operasional Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Eka Cakrawala menyambut baik inisiatif K3 untuk TKBM Pelabuhan ini. “Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran dari semua pihak untuk berkontribusi dan berperan aktif dalam mengimplementasi budaya K3 di Pelabuhan Tanjung Perak,” tuturnya.
Baca Juga:
Pelindo Terminal Petikemas Tanam 55 Ribu Mangrove Demi Hijaukan Kawasan Pesisir
Di sisi lain, Ketua 1 Koperasi TKBM Tanjung Perak Akhmad Kholik juga mendukung kegiatan Awareness K3 di area pelabuhan ini. “Diharapkan, adanya sosialisasi berkelanjutan sehingga pekerja pelabuhan di Terminal Jamrud Nilam Mirah dalam bekerja lebih selamat dan berhati-hati karena kita adalah tumpuan keluarga kita,” ujarnya.
Inisiatif K3 Pelindo Multi Terminal memberikan alat pelindung diri kepada 110 TKBM di Pelabuhan Tanjung Perak. Acara yang digelar di Gedung Barunawati Tanjung Perak ini diselenggarakan oleh SPMT Cabang Terminal Jamrud Nilam Mirah (Jamila) Surabaya.
Di acara ini juga digelar penandatanganan komitmen bersama dengan TKBM Pelabuhan Tanjung Perak untuk mendorong budaya K3 di lingkungan pelabuhan. Selain itu, penyerahan alat pelindung diri (APD) kepada para pekerja di Pelabuhan Tanjung Perak secara simbolis oleh Branch Manager SPMT Terminal Jamrud Nilam Mirah Made Rusli.
Baca Juga:
Usai pandemi Arus Kapal Melesat Di Pelindo Regional 3
Inisiatif K3 Pelindo Multi Terminal bertujuan untuk menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para pekerja di Pelabuhan Tanjung Perak. Ini untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka dengan tetap menjaga produktivitas dan efisiensi operasional.
Inisiatif tersebut meliputi program sosialisasi yang dipimpin oleh Vice President HSSE Pelindo Multi Terminal Muhammad Haris, Capt. Dewi Sartika dari Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, dan Lili Sutanti dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur sebagai pembicara untuk meningkatkan kesadaran penerapan budaya K3. Program ini bertujuan agar para pekerja sadar akan pentingnya budaya K3 dan pelaksanaannya untuk menjamin keselamatan dan kesehatan mereka. [beq]






