Banyuwangi (beritajatim.com) – Kondisi harga beras mahal masih terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Sejumlah warga banyak yang mengeluh akan kenaikan harga beras yang cukup signifikan ini.
Pemerintah Daerah merespon kondisi tersebut dengan melakukan sejumlah langkah. Selain menyebar beras SPHP ke sejumlah toko-toko dan pasar, termasuk melakukan operasi pasar (OP) bersama Badan Urusan Logistik (Bulog).
Lalu apa sebenarnya penyebab kenaikan harga beras di tengah warga yang dinilai cukup mahal tersebut?
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai terkait kondisi di lapangan saat ini. Dia mengatakan, kenaikan harga beras terjadi di seluruh wilayah di Indonesia.
Namun, kata Ipuk, salah satu penyebab kenaikan harga itu lantaran jadwal tanam padi yang mundur dampak el nino. Kondisi tersebut otomatis membuat musim panen padi juga mundur.
“Luas tanam padi Banyuwangi berkurang di akhir tahun kemarin. Insyaallah Maret minggu kedua beberapa petani sudah mulai panen. Dan mudah-mudahan sejalan dengan panennya petani, harga beras pun bisa ikut tertekan,” tambah Ipuk.
Namun, Pemda Banyuwangi memiliki sejumlah opsi untuk mengantisipasi dan menekan harga tersebut. Salah satunya dengan melakukan operasi pasar.
Bahkan, sebenarnya OP telah digelar sejak Januari lalu. Operasi pasar berlangsung tiap hari di lokasi-lokasi yang berbeda agar bisa menyentuh seluruh wilayah kecamatan.
“Kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya kita antisipasi dengan mengoptimalkan operasi pasar di semua wilayah di Banyuwangi untuk menekan harga dan inflasi,” pungkasnya.
Untuk OP, terdapat 3,5 Ton beras, 4 kwintal gula pasir, 200 liter minyak goreng, dan 40 kilogram tepung terigu. Harga setiap barang yang tersedia dijual di bawah harga pasar.
Beras misalnya, harganya Rp 51 ribu untuk 5 kilogram. Sementara di pasaran, harga beras dengan kualitas yang sama menyentuh angka Rp 12 ribu per kilogram.
Sedangkan, minyak goreng seharga Rp 14 ribu per kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, dan tepung terigu Rp 10 ribu per kg. [rin/but]






