Gresik (beritajatim.com) – Fisik polisi yang bertugas di Gresik diuji ketahanannya. Mereka diwajibkan mengikuti tes jasmani secara berkala yang berlangsung selama empat hari. Seluruh personel baik dari Bintara, maupun perwira pertama, menjalani kegiatan tersebut yang sudah diagendakan setiap enam bulan sekali.
Adapun beberapa materi tes kesamaptaan jasmani harus dilalui personel, yaitu lari 12 menit, pull up, push up, sit up dan shuttle run. Sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut, seluruh personel dilakukan tes kesehatan, guna mengecek kesehatan terhadap para peserta.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk mengukur dan meningkatkan kebugaran personel. “Ini penting karena setiap personil Polri dituntut memiliki fisik yang prima dalam pelaksanaan tugas,” katanya, Jumat (19/08/2022).
Sebelum pelaksanaan dimulai, peserta diberi arahan agar serius dalam pelaksanaan tes kesamaptaan tersebut. Akpol lulusan 2002 itu menambahkan, kegiatan tes kesamaptaan jasmani ini juga salah satu faktor pendukung pengembangan karier personel Polri kedepan.
“Tes ini juga merupakan persyaratan untuk mengikuti Sespim, Sespimma, Sekolah Inspektur Polisi dan Sekolah Alih Golongan serta merupakan salah satu syarat dalam pengusulan kenaikan pangkat,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-gresik”]
Melalui tes fisik lanjut dia, dapat memotivasi para personel Polres Gresik untuk dapat menjaga fisiknya, agar tetap prima melalui pola hidup sehat serta rajin berolahraga.
“Pola hidup sehat perlu dikedepankan mengingat tugas polisi melayani masyarakat,” tandas M Nur Aziz. [dny/but]






