Ringkasan Berita:
- Lapas Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan Jumat Sehat yang diikuti seluruh pegawai.
- Kegiatan meliputi jalan santai, senam bersama, sarapan bersama, dan pertandingan bola voli.
- Program ini bertujuan menjaga kebugaran, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat solidaritas pegawai.
- Kalapas Arifin Akhmad menilai budaya hidup sehat mendukung pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan humanis.
Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus membudayakan pola hidup sehat di lingkungan kerja sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Jumat Sehat yang diikuti seluruh jajaran pegawai, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan diawali dengan jalan santai mengelilingi kawasan sekitar Lapas Kelas IIB Mojokerto. Suasana pagi yang sejuk dimanfaatkan seluruh pegawai untuk berolahraga ringan sembari mempererat kebersamaan yang menjadi salah satu modal penting dalam membangun kekompakan tim.
Setelah jalan santai, para pegawai mengikuti senam bersama dengan gerakan-gerakan sederhana yang bertujuan menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangkitkan semangat sebelum menjalankan aktivitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta menikmati sarapan bersama. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat komunikasi antarsesama pegawai dalam suasana yang lebih santai sehingga hubungan kerja yang harmonis dapat terus terjaga.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pertandingan bola voli yang berlangsung penuh semangat. Selain menjadi ajang olahraga, pertandingan tersebut juga menjadi media memperkuat kerja sama, sportivitas, dan solidaritas seluruh jajaran pegawai.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, mengatakan kegiatan Jumat Sehat merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan pegawai, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Kami meyakini bahwa pegawai yang sehat akan mampu bekerja lebih optimal. Karena itu, budaya hidup sehat terus kami dorong agar seluruh jajaran memiliki kondisi fisik yang prima, semangat kerja yang tinggi, serta kekompakan yang semakin kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Arifin, kebugaran fisik menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang produktivitas kerja karena tugas petugas pemasyarakatan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta koordinasi yang baik. Oleh sebab itu, program Jumat Sehat menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam menciptakan budaya kerja yang positif dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan penuh semangat. Dengan demikian, pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan lebih profesional, humanis, dan optimal,” tambahnya.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Lapas Kelas IIB Mojokerto berharap kesehatan pegawai tetap terjaga sekaligus meningkatkan soliditas organisasi. Dengan sumber daya manusia yang sehat dan kompak, pelayanan kepada masyarakat serta pembinaan terhadap warga binaan diharapkan dapat berjalan semakin maksimal. [tin/beq]






