Magetan (beritajatim.com) – Bicara soal durian, Kabupaten Magetan memiliki beberapa jenis durian yang kondang enak. Kecamatan penghasil durian yakni Poncol dan Panekan. Bahkan, dua wilayah ini belakangan menggelar acara yang bertemakan durian.
Wilayah Panekan, menggelar festival durian Duren Naknan (Enak Tenan) dengan melombakan durian dari beberapa wilayah desa di Kabupaten Magetan. Acara itu digelar di Lapangan Desa Cepoko, Panekan, Magetan.
Kemudian, untuk wilayah Poncol, ada kenduri Durian Colenak (Poncol Enak). Berbeda dengan konsep festival durian, kenduri durian berawal dengan membeli sejumlah durian lokal dari beberapa desa Kecamatan Poncol.
Kemudian, durian itu dimakan bersama masyarakat. Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Magetan juga ke lokasi untuk mencicipi sejumlah durian yang kondang karena nikmat.
Dari dua kecamatan ini ada beberapa durian yang kondang di Magetan. Untuk wilayah Kecamatan Poncol ada Durian Saman dan Durian Rawuh yang kondang enak. Kulit luarnya hijau namun setelah dibuka isinya kuning keemasan. Dagingnya tebal, pulen, rasanya legit, manis, pahit gurih dan bijinya kecil.
Sayang tahun ini indukan durian Saman yang sangat terkenal itu tidak berbuah. Namun anakkan hasil pengembangan yang ditanam oleh salah satu warga desa Plangkrongan bernama Suwito berbuah. Rasa tekstur tidak jauh berbeda dari indukannya. Begitu juga dengan durian Rawuh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”durian”]
Sebagai wujud syukur atas melimpahnya buah durian lokal yang tumbuh pada setiap desa di kecamatan Poncol, para kades menggelar syukuran atau ‘Kenduri Durian’ di kantor kecamatan setempat.
Wawan Setiyo Budi selaku Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) sekaligus kades Plangkrongan menyebut di Poncol ada 238 jenis durian lokal dari 38 petani. Kemudian ada 250 buah durian yang berhasil dikumpulkan dalam kenduren tahun ini.
“Ini tahun kedua ya kenduri durian digelar, selain wujud rasa syukur juga sebagai wadah untuk mengenalkan komoditas durian Poncol. Yang tiap desa ada. Seperti durian Saman, Rawuh ada Peni, Wito, Minto dan masih banyak lagi sesuai dengan nama pemiliknya,” kata Wawan, Jumat (24/02/2023).
Sengaja, lanjutnya, kenduren digelar hari Jumat Legi diawali dengan tahlilan dan yasinan terus makan durian sama sama. Diakuinya saat ini yang paling terkenal enak adalah durian Saman dan durian Rawuh asal desa Plangkrongan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”magetan”]
“Iya untuk saat ini andalan kami baru dua, Saman dan Rawuh. Sebenarnya ada banyak lagi durian lain yang juga enak enak hanya saja belum masiv kita kenalkan. Kedepan kita akan minta dinas untuk mengidentifikasi dan jenis jenis durian agar bisa juga dikenal seperti durian Saman dan Rawuh agar perekonomian masyarakat meningkat,” kata Wawan.
Sementara itu, untuk wilayah Panekan, jumlah produksi duriannya lebih banyak dihadiri Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Sugito.
“Saya sudah keliling Nusantara, rasa durian lokal Magetan tidak kalah dengan durian-durian lainnya. Ini bisa menjadi branding di kecamatan-kecamatan penghasil buah durian di Magetan,” ungkap Sugito saat menghadiri pembukaan Festival Durian Durennak’nan di Lapangan Cepoko, Sabtu (18/2/2023) lalu.
Bupati Magetan, Suprawoto yang membuka festival mengaku bangga atas durian lokal Magetan. “Setidaknya ada 3 buah yang bisa kita banggakan, jeruk pamelo, mangga santok, dan durian. Yang ketiganya telah diadakan festival di setiap tahunnya,” jelas Suprawoto.
Festival Durian Durennak’nan ini tidak hanya memperjualkan durian lokal dari empat kecamatan di Magetan. Namun juga, sebagai upaya mencari varietas buah durian terenak lainnya. “Di setiap festival buah apapun, saya perintahkan pohon dari buah pemenangnya ditandai, untuk dikembangkan atau stek pohonnya dikemudian hari,” pungkas Suprawoto.
Dalam festival iti, Durian Sumito dinobatkan menjadi durian terenak di Lomba Cita Rasa dan Ukuran dan Berat rangkaian Panekan Panen 2023. Mengalahkan 32 buah durian lainnya dengan nilai total nilai 891,67. Hal ini diumumkan oleh Dinas TPHPKP Magetan setelah pembukaan Festival Durian “durennak’nan” di Lapangan Cepoko, Sabtu (18/2). Berikut daftar pemenang Lomba Lomba Cita Rasa dan Ukuran/Berat kategori cita rasa:
Juara 1 total nilai 891,67 Durian Suwito, Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol
Juara 2 total nilai 886,67 Durian Paniyem, Desa Tapak, Kecamatan Panekan
Juara 3 total nilai 875 Durian Peni, Desa Poncol, Kecamatan Poncol
Juara Harapan 1 total nilai 838,33 Durian Rawuh, Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol
Juara Harapan 2 total nilai 828 Durian Kadi, Desa Tapak, Kecamatan Panekan
Juara Harapan 3 total nilai 810 Durian Kramat Jati, Desa Sendangagung, Kecamatan Plaosan.
Nah, sudah tahu kan rekomendasi durian yang kondang enak di Magetan? Segera datang ke Magetan, jangan sampai kehabisan! (fiq/kun)






