Gresik (beritajatim.com)- Kementrian BUMN punya cara tersendiri mendorong penguatan komunikasi digital. Untuk mengaplikasikan komunikasi tersebut, kementrian setempat menggelar workshop yang diikuti 125 peserta dari tiga provinsi. Diantaranya Jawa Timur 112 peserta, Jakarta 12 peserta, dan Jawa Barat 1 peserta.
Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Strategi Komunikasi dan Hubungan Publik, Arya Sinulingga mengatakan, workshop ini merupakan langkah strategis dalam mengakselerasi digitalisasi komunikasi BUMN yang inklusif dan akuntabel.
“Kami berkomitmen memperkuat peran komunikasi dalam tata kelola korporasi yang transparan dan berorientasi pada kepentingan publik,” katanya, Senin (28/4/2025).
Masih menurut Arya Sinulingga, penguatan fungsi komunikasi BUMN tidak hanya penting untuk tata kelola internal, tetapi juga berperan besar dalam menyampaikan program, manfaat, dan keberpihakan BUMN. “Semua yang kami paparkan itu sejalan dengan Asta Cita yang pemerintah Indonesia,” paparnya.
Sementara itu, juru bicara Kementrian BUMN Putri Viola menuturkan, workshop ini juga memperkuat kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan strategis dari lapisan terbawah BUMN. Serta unit operasionalnya.
Selain teori, para peserta workshop juga dibekali praktik site visit aset strategis BUMN. Diantaranya Galangan Pelni Surya Surabaya, Rumah BUMN Surabaya, dan PT Petrokimia Gresik
Kunjungan ini menjadi bagian dari praktik langsung peliputan, produksi konten, dan storytelling berbasis lapangan, sebagai bentuk sinergi antara komunikasi digital dan dampak nyata BUMN bagi masyarakat.
“Harapan kami melalui komunikasi yang transparan dan partisipatif. Menjadi instrumen penting dalam menjaga kepercayaan rakyat terhadap BUMN, serta menjamin bahwa setiap kebijakan dan peran BUMN dapat dipahami, diterima, dan diawasi oleh publik,” pungkasnya. [dny/kun]






