Mojokerto (beritajatim.com) – Lahan seluas 4 hektar milik Persatuan Pemangku Hutan (Perhutani) Kelompok Pemangku Hutan (KPH) Pasuruan terbakar. Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) dengan tanaman ilalang dan daun jati kering ini terjadi di petak 2B, Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.
Kebakaran terjadi pada, Selasa (8/8/2023) sekitar pukul 13.35 WIB. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, petugas Perhutani, Polsek Jatirejo, Koramil Jatirejo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perangkat Desa Sumberjati turun ke lokasi.
Petugas gabungan berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya. Sekitar pukul 15.00 WIB, api baru berhasil dipadamkan. Meski tidak ada korban jiwa, namun luas area lahan hutan jati yang terbakar seluas kurang lebih 4 hektar.
Baca Juga: Pemain PSIS Minta Suporter “Teror” Arema di Stadion Jatidiri
“Kebakaran hutan dan lahan jati milik Perhutani di Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo dengan tanaman ilalang dan daun jati kering yang terbakar. Diduga dibakar oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim.
Sekedarnya diketahui, Kabupaten Mojokerto memiliki kawasan hutan seluas 25.021 hektar. Meliputi 10.656 hektar hutan produksi dan 4.183 hektar hutan lindung yang dikelola oleh Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan, KPH Mojokerto, dan KPH Jombang.
Baca Juga: Kompak Curi Motor di Mojokerto, Adik Dimassa, Kakak Kabur
Sedangkan sisanya seluas 10.656 hektar merupakan hutan konservasi yang berada di bawah naungan Dinas Kehutanan Provinsi Jatim melalui UPT Tahura Raden Soerjo. Berdasarkan status tanggap darurat bencana tahun 2023, terdapat enam kecamatan yang rawan kebakaran hutan.
Yakni Kecamatan Trawas, Pacet, Gondang, Jatirejo, Kemlagi, dan Dawarblandong. Data BPBD Kabupaten Mojokerto menyebutkan, selama musim kemarau tahun 2023 ini, setidaknya tiga peristiwa kebakaran hutan terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto yakni Kecamatan Trawas, Jatirejo dan Jetia.
Yakni kebakaran yang melanda lereng Gunung Welirang di wilayah RPH 07 Mojokerto UPT Tahura masuk Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas pada bulan Mei lalu dan kebakaran hutan jati wilayah KPH Pasuruan di Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo pada pekan lalu seluas -+ 1,5 hektar.
Baca Juga: Geger, Nenek 67 Tahun Tewas Tercebur Sumur di Mojokerto
Serta kebakaran di hutan kayu putih tepat di Petak 76 D RPH Kupang BKPH Kemlagi, KPH Mojokerto Desa Kupang, Kecamatan Jetis. Api hanya membakar rumput ilalang dan semak belukar seluas 150 m2 karena lokasi kebakaran yang dekat jalan raya sehingga dengan cepat bisa dipadamkan petugas setelah adanya laporan dari masyarakat. [tin/ian]
![Ilalang dan Daun Jati Kering di Hutan Jati Mojokerto Terbakar Petugas melakukan pemadaman secara manual di petak 2B, Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230808-WA0043_oivca4Pq1j-1024x768.jpeg)
![Petugas melakukan pemadaman secara manual di petak 2B, Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230808-WA0044_Jz9hcJOU5i.jpeg)





