Pasuruan (beritajatim.com) – Memperingati hari raya Nyepi, sejumlah warga Kecamatan Tosari menggelar pawai Ogoh-ogoh. Dalam pagelaran pawai ini dihadiri pula Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Emil mengatakan bahwa dalam kegiatan ini merupakan bentuk kreatifitas dan kebersamaan warga. Terbukti seluruh warga turut serta memeriahkan pawai ogoh-ogoh setelah dua tahun sebelumnya tak diadakan.
“Mewakili pemerintah Jawa Timur, saya merasa bahagia karena warga bisa memperingati kembali setelah sebelumnya covid-19. Kerukunan warganya juga sangat terasa sangat guyub,” jelas Emil, Selasa (21/3/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pasuruan”]
Emil menambahkan bahwa pawai ogoh-ogoh ini bisa menjadi aset yang sangat luar biasa. Bahkan gerakan dari setiap ogoh-ogoh yang digendong oleh sekitar 10 orang ini mempunyai gerakan istimewa.
“Ini bisa jadi aset budaya, ditambah lagi alamnya yang masih terjaga. Ditambah gerakan yang ditampilkan anak-anak muda sangat kreatif luar biasa,” tambahnya.
Senada dengan Emil, Suparji, Ketua PHDI Kecamatan Tosari ini mengatakan,bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari acara hari raya nyepi. Sebelumnya telah dilakukan upacara melasti yang dilakukan umat hindu di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Supardi menambahkan bahwa pawai ogoh-ogoh ini mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Semua bentuk yang dibuat merupakan perwujudan dari sifat negatif.
“Nantinya ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan sifat negatif ini akan dibawa dan diarak di masing-masing desa. Sesampainya di desanya masing-masing semua ogoh-ogoh akan dibakar,” ucap Supardi. (ada/kun)






