Pamekasan (beritajatim.com) – Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, menerjunkan sebanyak 294 mahasiswa untuk melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) Berbasis Participatory Action Research (PAR) di 22 titik berbeda di Pamekasan, satu di antaranya di Negeri Jiran, Malaysia.
Jumlah tersebut merupakan mahasiswa dari tiga fakultas berbeda, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Tarbiyah, dan Fakultas Ushuluddin. Mereka dijadwalkan melaksanakan program PkM selama sebulan kedepan, terhitung sejak Minggu (20/7/2025) hingga Rabu (20/8/2025) mendatang.
“Saat ini pelaksanaan PKN ke-30 Berbasis PAR Tahun 2025, disebar di 5 kecamatan berbeda di Pamekasan, yakni Batumarmar, Galis, Pagantenan, Palengaan, dan Proppo. Serta satu titik di antaranya ditempatkan di Sanggar Bimbingan At-Tanzil di Malaysia,” kata Ketua Pelaksana PKN Berbasis PAR IAI Al-Khairat Pamekasan, Moh Ramin.
Dalam pelaksanaan program PkM yang mengusung tema ‘The Power of Innovation; Menyatu dengan Dunia Melalui Pengabdian’, peserta diharapkan dapat menerapkan prinsip dasar berupa pengembangan kepribadian, pemberdayaan masyarakat, serta membangun institusi.
“Sebab kami meyakini dengan pendekatan berbasis PAR ini, tidak menutup kemungkinan mahasiswa dapat menggali beragam potensi yang ada di lokasi pengabdian, baik desa, pondok pesantren maupun lokasi pengabdian lainnya,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, penerapan PAR juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa peserta PKN di Perguruan Tinggi yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, guna meningkatkan partisipasi secara langsung di tengah masyarakat.
“Melalui pendekatan ini, kami yakin mahasiswa peserta PKN dapat menerapkan pengalaman akademik di kampus dengan kultur sosial budaya masyarakat, sekaligus dapat menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara bersamaan,” jelasnya.
Sementara Wakil Rektor I IAI Al-Khairat Pamekasan, Dr Moh Dannur menyampaikan secara simbolis melepas mahasiswa peserta PKN untuk melaksanakan program pengabdian di tengah masyarakat. “Kami mewakili rektor, dengan ucapakan Bismillahirrahmanirrahim, peserta PKN Berbasis PAR 2025 secara resmi kami lepas, dan selamat mengabdi,” ungkapnya.
“Namun tidak kalah penting, kami juga mengingatkan seluruh mahasiswa khususnya peserta PKN 2025, agar selalu menjaga nama baik almamater. Karena bagaimanapun, mahasiswa peserta PKN ini merupakan duta institusi yang diterjunkan langsung di tengah masyarakat. Semoga bisa selalu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. [pin/aje]






