Hukum & Kriminal

Melawan Petugas, Spesialis Pencuri Kabel Optik Telkom di Cerme Ditembak

Gresik (beritajatim.com) – Empat warga asal Probolinggo spesialis pencuri kabel optik milik Telkom Datel Gresik, diringkus anggota Reskrim Polsek Cerme. Mereka ditangkap saat melakukan aksinya memotong kabel tembaga milik Telkom di kolong jembatan Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik.

Keempat pelaku yang diamankan masing-masing Abdul Karim (40), Saifullah (32) keduanya asal Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, Ahmad (25) dan Abdul Sofi (29) keduanya berasal dari Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Probolinggo.

Dari semua pelaku itu, ada tiga pelaku yang melawan saat hendak diringkus. Ketiga orang tersebut yakni Saifullah, Ahmad dan Abdul Sofi ditembak kakinya karena melawan.

Modus yang digunakan keempat pelaku tersebut turun ke bawah jembatan. Kemudian merusak pipa pembungkus kabel optik dengan menggunakan mesin las. Selanjutkan, memotong kabel serat optik. Namun, aksi komplotan ini dipergoki warga sebelumnya akhirnya dibawa ke Polsek Cerme.

“Laporan pencurian kabel optik itu berasal dari penjaga tambak. Saat itu, kami sedang melakukan patroli pengamanan tahapan pilkada. Lalu mendapat informasi ada pencurian. Selanjutnya semua pelaku kami amankan,” ujar Kapolsek Cerme AKP Nur Amin, Minggu (13/12/2020).

Nur Amin menerangkan berdasarkan dari informasi dari saksi mata. Sebelum pelaku menjalankan aksinya. Saksi melihat aktifitas pemotongan kabel tembaga milik Telkom Gresik, di kolong jembatan Desa Iker Iker Geger Kecamatan Cerme.

Ada empat pelaku yang saat itu sedang memotong kabel. Curiga dengan aktifitas tersebut. Saksi lalu melaporkan kejadian ini kepada petugas. Saat dilakukan penangkapan keempat pelaku melarikan diri ke arah timur.

Selanjutnya, di sekitar TKP diketemukan mobil milik pelaku yang disopiri oleh saksi (Malik). Atas keterangannya, dan kenal dengan keempat pelaku. Kemudian keempat pelaku dipancing berkomunikasi dengan menggunakan ponsel. Mengetahui pelaku menunggu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Benowo, Surabaya. Tanpa berpikir panjang petugas meringkus pelaku beserta barang buktinya.

Sewaktu hendak ditangkap, ketiga pelaku yakni Saifullah, Ahmad dan Abdul Sofi sempat melawan petugas dengan senjata tajam. Namun, sebelum melawan ketiga pelaku ini diberi hadiah timah panas.

Sementara salah satu pelaku Abdul Karim mengaku dirinya baru pertama kali bersama tiga rekannya mencuri kabel optik milik PT Telkom. “Baru pertama kali mas, hasil dari mencuri ini rencananya dibagi rata tapi keburu ditangkap polisi,” akunya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya kabel fiber dengan panjang sekitar 15 Meter, satu set alat las, satu buah linggis, satu buah gergaji, tang, satu buah kunci inggris, satu unit mobil
Mitsubishi Station Wagon N 1578 NB. Kini, keempat pelaku mendekam di penjara setelah menjalani pemeriksaan. Keempat pelaku itu juga dijerat pasal 363 KHUP. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar