Hukum & Kriminal

54 Napi Rutan Lapas IIB Magetan Dapat Remisi Khusus Idulfitri

Kepala Rutan Kelas IIB Magetan, Eries Sugianto saat menyerahkan berkas remisi usai sholat ied bersama, Kamis (13/5/2021).(Foto/Humas Rutan Magetan).

Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 120.476 narapidana beragama Islam di seluruh Indonesia hari ini menerima remisi khusus (RK) Idul Fitri 1442 Hijriah. Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan, ada 54 napi yang mendapat remisi.

Penyerahan berkas remisi diserahkan langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Magetan Eries Sugianto kepada perwakilan penerima di Rutan Kelas IIB Magetan usai sholat ied bersama.

“Napi yang mendapat RK Hari Raya Idul Fitri 2021 terdiri atas berbagai macam perkara mulai pencurian, narkotika, penggelapan, perlindungan anak dan penipuan hingga ITE,” kata Karutan Kelas IIB Magetan Eries Sugianto kepada beritajatim.com, Kamis (13/5/2021).

Eries menjelaskan, remisi atau pengurangan masa tahanan yang diterima puluhan narapidana itu berkisar antara 15 hari hingga satu bulan dengan rincian Remisi 50 orang dan Remisi PP 99 narkotika 1 orang. “Tiga orang diantaranya langsung bebas,” kata Eries.

Menurutnya, para warga binaan yang mendapat remisi, telah memenuhi persyaratan sebagaimana diamanatkan dalam regulasi yang berlaku. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain, menjalani minimal enam bulan pidana, berkelakuan baik, dengan dibuktikan tidak pernah melanggar aturan dan tidak mendapat catatan register pelanggaran.

Kepala Rutan Kelas IIB Magetan, Eries Sugianto saat menyerahkan berkas remisi usai sholat ied bersama, Kamis (13/5/2021).(Foto/Humas Rutan Magetan).

“Selama menjalani pidana jangan diartikan sebagai suatu derita, melainkan harus disikapi sebagai suatu sarana intropeksi diri dan belajar untuk memperbaiki kekeliruan yang pernah dilakukan”, katanya.

Lebih lanjut, Karutan meminta kepada seluruh Warga Binaan agar memahami bahwa remisi yang diterima hari ini adalah suatu hak yang diberikan oleh Negara atas pencapaian yang sudah dilakukan selama menjalani pembinaan di Lapas, Rutan dan LPKA.

“Pemberian RK Idul Fitri diharapkan dapat memotivasi saudara – saudara untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari serta selalu meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana hilang kemerdekaan yang sedang saudara jalani,” tandasnya.(asg/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar