Bondowoso (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso sejak Rabu malam memicu bencana tanah longsor di Dusun Parseh, Desa Leprak, Kecamatan Klabang, yang menyebabkan jalan lingkungan amblas sepanjang 18 meter.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB itu mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur desa, terutama pada dinding penahan tanah (TPT) dan akses jalan warga.
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Bondowoso pukul 07.42 WIB dari Pelaksana Tugas Kepala Desa Leprak, longsor terjadi di dua titik utama. TPT atau plengsengan longsor dengan panjang 18 meter, lebar 0,6 meter, dan tinggi 3,6 meter. Selain itu, jalan lingkungan berjenis paving juga mengalami kerusakan dengan panjang 18 meter dan lebar 2 meter.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristisnto Putro Prasojo, menjelaskan bahwa penyebab utama longsor dipicu kondisi tanah yang labil serta curah hujan ekstrem.
“Kami bersama tim langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Tim Reaksi Cepat (TRC), Pusdalops, dan Agisena melakukan asesmen serta pengukuran luas longsoran. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan infrastruktur cukup berat dan berdampak pada akses jalan warga,” ujarnya, Kamis sore.
Penanganan darurat segera dilakukan oleh BPBD Bondowoso bersama sejumlah unsur terkait, seperti Polsek Klabang, Koramil Klabang, Satpol PP Kecamatan Klabang, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.
Sebanyak 150 karung sak didistribusikan untuk penanganan sementara sebagai penahan dinding jalan guna mencegah longsor susulan.
“Kami juga telah melaporkan kepada atasan untuk rencana tindak lanjut. Saat ini, upaya yang kami lakukan adalah pemasangan dinding penahan tanah darurat menggunakan glangsing atau bronjong untuk memperkuat struktur tanah,” tambahnya.
Hingga pukul 11.00 WIB, proses asesmen dan penanganan awal telah selesai dilakukan. Kondisi cuaca di wilayah Klabang terpantau cerah berawan, dan situasi secara umum dinyatakan aman terkendali.
BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dengan durasi panjang, guna menghindari potensi bencana susulan. [awi/beq]






