Bondowoso (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Bondowoso pada Minggu sore (29/3/2026) mengakibatkan kerusakan rumah warga di Kecamatan Botolinggo, dengan dua unit rumah terdampak di Dusun Koncean, Desa Gayam.
Peristiwa cuaca ekstrem Bondowoso tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan menyebabkan bagian atap rumah warga rusak akibat terpaan angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan berintensitas sedang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini langsung mendapat penanganan cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima dari Sekretaris Desa Gayam pada pukul 20.13 WIB, beberapa jam setelah kejadian berlangsung.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung mengaktifkan tim Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) untuk melakukan koordinasi awal dengan aparat desa setempat. Pada hari ini, Senin (30/3/2026), tim kami turun ke lokasi untuk melakukan assessment dan pendataan langsung terhadap dampak yang ditimbulkan,” jelas Kristianto, Senin sore.
Hasil assessment di lapangan menunjukkan dua rumah terdampak masing-masing milik Sudi dan Misnabiya. Kerusakan yang terjadi berupa bagian atap yang tersapu angin kencang, namun secara umum struktur bangunan masih dinilai aman.
“Kerusakan yang terjadi tergolong ringan, namun tetap menjadi perhatian serius kami. Yang terpenting, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kami bersyukur kejadian tidak berlangsung lebih parah,” tambah Kristianto.
Menurutnya, tidak adanya korban dalam peristiwa ini dipengaruhi oleh kesigapan warga dalam menyelamatkan diri serta kondisi konstruksi rumah yang masih cukup kokoh. Meski demikian, BPBD tetap melakukan langkah cepat dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.
“Kami sudah melakukan dropping bantuan logistik hari ini. Bantuan berupa bahan makanan dan kebutuhan dasar lainnya kami serahkan langsung kepada pemilik rumah yang rusak. Ini sebagai bentuk respons cepat kami agar masyarakat terdampak tidak kesulitan di tengah kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat,” ungkapnya.
Dalam proses penanganan, BPBD Bondowoso juga berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Gayam dan warga setempat. Gotong royong dilakukan untuk membersihkan material serta memperbaiki bagian atap rumah yang rusak agar dapat segera ditempati kembali.
“Kami juga sudah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan untuk rencana tindak lanjut. Ke depan, kami akan terus memantau perkembangan cuaca mengingat potensi angin kencang masih bisa terjadi kembali,” imbuhnya.
BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah yang rawan angin kencang.
“Kami mengingatkan warga yang berada di daerah rawan angin kencang untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras disertai angin. Jika melihat pohon yang sudah rapuh atau kondisi lingkungan yang berisiko, segera koordinasikan dengan perangkat desa atau langsung hubungi kami,” pesannya. [awi/beq]






