Jember (beritajatim.com) – Hujan lebat disertai angin menerpa lokasi tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di gedung Balai Serba Guna, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (20/10.2024). Jam ujian pun diundur.
Jember adalah tuan rumah seleksi calon pegawai negeri sipil untuk Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Jember, dan instansi pusat atau vertikal seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Politeknik, Kementerian Hukum dan HAM, dan lain-lain.
Kurang lebih 1.200 orang peserta sudah menjalani tiga tes seleksi kompetensi dasar (SKD), yakni tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia imum, dan tes kepribadian, yang terbagi dalam empat giliran (shift) sejak pagi. Shift keempat seharusnya dilaksanakan pada pukul 15.30 – 17.10 WIB.
Namun malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Hujan angin membuat tenda registrasi bocor. Banjir genangan pun terjadi, sehingga registrasi peserta yang seharusnya dimulai pada pukul 14.00 WIB pun terganggu. “Peserta pun dievakuasi ke Gedung Serba Guna,” kata Rozik Fanani, salah satu peserta.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jember Suko Winarno mengatakan, komputer untuk mengerjakan materi soal tidak mengalami gangguan. Peristiwa tersebut berdampak pada proses cek administrasi, penitipan barang, body check, dan tenda sterilisasi. Semua proses tersebut kemudian dilakukan di serambi depan gedung Balai Serba Guna.
“Pelaksanaan tes pun diundur menjadi 17.30 WIB dan berakhir pukul 20.00 WIB. Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada para peserta. Ini kejadian alam yang tidak kita inginkan bersama. Kami berharap tidak ada gangguan dalam mengerjakan soal tes,” kata Suko. [wir]






