Malang (beritajatim.com) – Udara pagi di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitas), Karangploso, terasa lebih segar dari biasanya.
Sekitar 200 orang berkumpul, mulai dari anggota TNI hingga pelajar, untuk mengikuti Apel Hijau yang mengusung tema “Create A Sustainable Green Earth”.
Acara yang digagas oleh Kodim 0818/Malang-Batu ini menjadi simbol kuat komitmen terhadap pelestarian alam, terutama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air. Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han, selaku Dandim 0818, memimpin langsung jalannya apel.
Dalam sambutannya, Letkol Yuda menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni. “Kegiatan Apel Hijau ini bukan hanya seremonial belaka, namun merupakan komitmen kita bersama untuk bertindak nyata dalam menjaga kelestarian alam,” tegasnya di hadapan para peserta apel, Selasa (29/4/2025).
Ia menyoroti pentingnya menjaga mata air dan membersihkan sungai sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif. “Merawat mata air dan membersihkan sungai adalah investasi penting bagi masa depan generasi penerus kita,” lanjutnya dengan nada penuh semangat.
Apel Hijau tak hanya diikuti oleh unsur TNI. Tampak pula perwakilan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, tokoh masyarakat, serta relawan yang turut ambil bagian. Bersama, mereka membentuk barisan yang mencerminkan sinergi antara militer dan masyarakat sipil dalam menjaga lingkungan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan simbolis kepada warga sekitar, disusul aksi penanaman pohon di area Balitas. Deretan bibit pohon ditanam dengan harapan tumbuh menjadi penjaga ekosistem masa depan.
“Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pemicu kesadaran kolektif, bahwa menjaga lingkungan bukan tugas satu pihak saja. Ini tanggung jawab kita semua,” ujar Letkol Yuda.
Apel Hijau kali ini memang hanya satu langkah kecil. Namun dari Karangploso, gema pesan pelestarian lingkungan menggema: bahwa bumi yang hijau adalah warisan yang layak diperjuangkan—bersama. (ted)






