Blitar (beritajatim.com) – Tepat pada acara Haul Bung Karno ke-54 lalu, Hengky Kurniawan ditunjuk oleh Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat untuk maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Blitar di Pilkada mendatang. Penunjukan itu dilakukan secara lisan di area Makam Bung Karno Blitar.
“Tetapi saya kaget saat Pak Djarot telepon untuk ke Blitar dan menugaskan secara lisan agar fokus di Kota Blitar. Saya juga tanya Mas Hasto dan jawabannya sama. Artinya hari ini meski belum ada surat resmi maka saya ikhtiar untuk menjalankan tugas di Kota Blitar,” kata Hengky usai penunjukan, Minggu (30/06/2024) lalu.
Usai penunjukan tersebut, Hengky Kurniawan pun langsung fokus di Kota Blitar. Mantan Bupati Bandung Barat itu pun langsung turun ke masyarakat Kota Blitar untuk mengenalkan dirinya sebagai Calon Wali Kota Blitar.
Hengky pun juga telah menyampaikan penugasan yang diterimanya tersebut ke DPC PDIP Kota Blitar. Ia juga langsung berkomunikasi dengan partai politik lain terkait pencalonannya.
“Sudah, saya sampaikan ini penugasan dari Pak Djarot dan Mas Hasto. Termasuk dengan partai lain,” imbuh Hengky
Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim pun membenarkan hal itu. Syahrul pun menjelaskan bahwa dirinya diminta oleh Ketua DPP PDIP, Djarot untuk membantu Hengky Kurniawan di Kota Blitar.
“Itu mendadak sekali ketika diumumkan, saya ditimbali (dipanggil) pak Djarot bilang tolong dibantu mas Hengky untuk di Kota Blitar sebelumnya saya belum pernah komunikasi dengan Mas Hengky,” cerita Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim, Rabu (26/06/2024).
Berselang 1 pekan, calon lain yakni Bambang Rianto atau yang akrab disapa Bambang Kawit justru mendapatkan surat tugas. Surat tugas ini dikeluarkan kepada Bambang Kawit agar dirinya segera melakukan konsolidasi dengan partai terkait pencalonannya sebagai Wali Kota Blitar.
“Dengan adanya surat tugas ini maka saya akan segera berkomunikasi dengan partai politik lain dalam persiapan Pilwali Kota Blitar,” ungkap Bambang Kawit.
Dalam surat tugas yang dikeluarkan untuk Bambang Kawit ini ada 3 poin utama yang harus dilaksanakan. Ketiga poin tersebut menjadi syarat dikeluarkannya surat rekomendasi Cawali Kota Blitar.
“Dengan ini saya juga diberikan kewenangan untuk mencari calon wakil yang cocok,” pungkasnya.
Namun, Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim mengaku belum mendapatkan surat tembusan terkait surat tugas untuk Bambang Kawit tersebut. Syahrul pun menyebut bahwa bisa saja surat tugas itu benar adanya.
“Kami belum menerima suratnya, bisa saja itu benar,” ucap singkat Syahrul Alim.
Lalu siapa yang bakal keluar sebagai juara dalam perebutan rekomendasi Calon Wali Kota Blitar. Apakah Hengky Kurniawan atau justru Bambang Rianto. [owi/aje]






