Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah unggahan di media sosial memicu amarah di kalangan warganet setelah seorang pengguna mengaku tetap menghadiri konser grup legendaris F4 meski beberapa hari sebelumnya mengalami campak. Unggahan tersebut bahkan menuai kritik keras dari dokter sekaligus edukator kesehatan, Adam Prabata, yang menilai tindakan tersebut berpotensi membahayakan banyak orang.
Melalui akun media sosialnya, dr. Adam mengungkapkan kekesalannya setelah melihat unggahan yang menunjukkan seseorang menghadiri konser usai merasa sembuh dari penyakit campak. Menurutnya, banyak masyarakat yang masih belum memahami bahwa campak merupakan salah satu penyakit menular dengan tingkat penyebaran yang sangat tinggi.
“SUMPAH MARAH BANGET!! Campak itu salah satu penyakit yang penularannya cepet banget, dengan 1 orang itu bisa menularkan ke 12-18 orang di sekitarnya,” tulis dr. Adam dalam unggahannya.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Campak dikenal sebagai penyakit infeksi virus yang menyebar melalui percikan droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Bahkan, virus dapat bertahan di udara maupun permukaan benda selama beberapa waktu sehingga risiko penularannya sangat tinggi, terutama di tempat yang dipadati banyak orang.
Dalam penjelasannya, dr. Adam menyoroti masa penularan campak yang relatif panjang. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus sejak empat hari sebelum munculnya ruam merah hingga empat hari setelah ruam tersebut muncul.
Artinya, meskipun kondisi tubuh sudah terasa membaik, seseorang belum tentu sepenuhnya bebas dari risiko menularkan virus kepada orang lain.
Menurut dr. Adam, jika kronologi yang diceritakan dalam unggahan tersebut benar, maka kemungkinan besar yang bersangkutan masih berada dalam periode menular saat menghadiri konser.
“Kebayang gak tuh seberapa banyak yang bisa ditularin. Seluruh dunia, termasuk Indonesia, sedang berusaha menekan penularan campak, kok bisa-bisanya ada yang kaya begini, gak habis pikir. Dah cukup marah-marahnya. Semoga bermanfaat,” ungkapnya.
Berawal dari Unggahan di Threads
Kontroversi ini bermula dari unggahan akun Threads bernama Theolawp. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun membagikan foto ruam merah di bagian kaki yang disebut sebagai gejala campak, serta foto dirinya bersama pasangan saat berada di area penonton konser F4.
Pemilik akun mengaku sempat pasrah dan berpikir tiket konser yang dimilikinya akan hangus karena terserang campak tiga hari sebelum acara berlangsung. Namun, ia merasa mendapat “keajaiban” karena kondisi kesehatannya membaik sehingga tetap bisa menghadiri konser.
Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan menuai beragam respons. Tak sedikit dari warganet yang mengaku geram. (fyi/kun)






