Surabaya(beritajatim.com) – Bagi pasangan yang sudah menikah tentu mengharapkan segera memiliki momongan, lantaran dengan hadirnya buah hati akan menyempurnakan kebahagian keluarga kecil yang baru saja dibina.
Namun ternyata ada lho, beberapa perempuan yang sudah menikah tetapi tidak mengharapkan memiliki anak dengan pasangannya. Terkadang hal ini diakibatkan oleh faktor ekonomi, kehamilan yang tidak mengenakkan hingga alasan egois lainnya.
Tetapi Anda perlu tahu jika ada lho sindrom yang di mana tidak akan merasakan kehamilan, padahal sebenarnya Anda dalam keadaan mengandung. Dalam medis, kondisi ini disebut cryptic pregnancy atau kehamilan yang tidak disadari.
Meski terkesan janggal, cryptic pregnancy ternyata merupakan fenomena yang pernah terjadi sebelumnya.
BMJ Case Reports, dalam US National Library of Medicine, National Institute of Health, menyebutkan bahwa cryptic pregnancy adalah kondisi langka, dengan prevalensi satu banding 475 kasus.
Menariknya, wanita dengan cryptic pregnancy biasanya tidak terdeteksi hamil, ketika dilakukan pemeriksaan. Bagaimana bisa begitu, ya?
Wanita yang mengalami cryptic pregnancy biasanya tidak menyadari bahwa ia sedang hamil. Padahal sebenarnya, gejala cryptic pregnancy sama seperti kehamilan normal.
Hanya saja lebih ringan, dan ketika dilakukan tes kehamilan hasilnya negatif. Hal ini membuat kebanyakan wanita merasa tidak hamil dan menyangka gejala-gejala yang timbul bukanlah tanda kehamilan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”edukasi”]
Berikut beberapa gejala yang biasanya dialami oleh wanita dengan cryptic pregnancy, diantaranya mengalami pendarahan atau flek saat kehamilan berlangsung, dan dikira sebagai pendarahan menstruasi.
Merasakan mual dan muntah, tetapi dianggap sebagai gejala penyakit lain, posisi janin berada di bagian belakang rahim, dekat tulang belakang sehingga tidak terlihat ketika pemeriksaan dilakukan, ataupun pergerakan janin dalam kandungan tidak terlalu terasa bahkan mirip seperti perut kembung atau masalah pencernaan.
Selain itu, pendertian sindrom cryptic juga dapat mengalami menstruasi dengan wajar atau merasakan kram perut dan teratur sehingga tidak dapat diketahui jika ia sedang hamil.
Perlu diketahui jika, alat kehamilan seperti test pack maupun usg tidak bis mendeteksi kehamilan kriptik ini. Alasannya lantaran bentuk Rahim yang tidak normal, kesalahan teknis pada mesin usg yang digunakan, keberadaan janin yang tidak pada tempatnya, dan kadar hormone hCG yang sangat rendah.
Bila Anda sedang mengalami gejala-gejala di atas, bisa melakukan konsultasi ke dokter kandungan atau ke klinik untuk melakukan perawatan saat mengalami cryptic pregnancy. (frs/ian)






