Malang(beritajatim.com) – Geliat pembukaan kembali bioskop di Kota Malang masih landai. Serentak Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) termasuk di Kota Malang kembali beroperasi setelah tutup berbulan-bulan, Kamis, (16/9/2021).
Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, bahwa pembukaan bioskop boleh dilakukan dengan syarat terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi. Pencinta film sebelum masuk ke area studio selain protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga wajib menunjukan vaksinasi dua kali.
“Bioskop sudah bisa beroperasi, tentu dengan syarat menggunakan aplikasi peduli lindungi. Syaratnya sama seperti saat pembukaan bioskop sebelumnya, sekarang boleh makan dan minum di dalam,” papar Sutiaji.
Pengelola Movimax Kota Malang, Rulya Febrina mengatakan, di hari pertama memang animonya sangat landai. Sebab, pecinta film selama pandemi Covid-19 dihadapkan pada situasi ketidak pastian. Sempat buka kemudian bioskop harus tutup, kini setelah tutup 3 bulan akhirnya kembali dibuka.
“Animo masih landai karena kan hari pertama apalagi masyarakat tahunya bioskop tutup, cukup lama. Setelah buka tutup, buka tutup lagi, jadi membangkitkan hasrat pengunjung untuk datang kembali butuh proses,” ujar Rulya.
Juga ditemukan masih banyak pengunjung yang belum memiliki aplikasi peduli lindungi. Kemudian pengunjung juga masih banyak yang hanya menerima dosis pertama, dosis keduanya masih menunggu jadwal. Tantangan inilah yang dirasakan oleh pengelola bioskop saat ini.
“Kondisinya masih landai karena ada tambahan persyaratan QR Code aplikasi peduli lindungi. Ini masih banyak yang belum mendownload dan takut ketahuan kalau vaksinnya masih satu kali dan sebagainya. Karena syaratnya kan harus divaksin dua kali,” imbuh Rulya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ppkm-level-1″]
Rulya juga memastikan bahwa protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap diperhatikan. Jaga jarak juga tetap dilakukan karena prosentasenya 50 persen dari kapasitas studio. Apalagi saat ini ada tambahan aturan tidak boleh makan dan minum di dalam studio. Pengelola bioskop juga dilarang berjualan makanan dan minuman. Aturan saat ini dianggap lebih detail.
“Kita tetap sesuai standar ada nano desinfektan spray yang menyemprot penonton sebelum masuk ke studio kemudian cek suhu dan cuci tangan. Studio kita desinfektan sesuai jadwal, kita juga ada UV jadi wajib dan semprot desinfektan. Kalau dianggap ketat jangan dianggap itu rumit, jadi saat pemerintah mengajak vaksin ya monggo ayo divaksin saja supaya semua yang kita inginkan di kehidupan kembali berjalan,” tandas Rulya. (luc/ted)






