Surabaya (beritajatim.com) – Keluhan kenaikan harga tiket kerata api kelas bisnis dan ekskutif jarak jauh yang dirasakan oleh para pemudik, masih belum ada konfirmasi dengan jelas oleh KAI DAOP 8. Dihubungi melalui selulernya Lukman Arief, Manajer Humas KAI DAOPS 8 mengatakan jika ia masih belum mengetahui jika ada kenaikan harga tiket kerata api kelas bisnis dan eksekutif.
“Kalau harga tiket cek saja di KAI akses, kalau kenaikan saya belum copy mbak,”tulisnya, Senin (25/4/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”PT-KAI”]
Sementara berdasarkan pantauan data dari KAI DAOP 8, di H-7 lebaran, senin (25/4/2022) KAI Daop 8 Surabaya telah menjual sebanyak 303.317 tiket KA Jarak Jauh atau sekitar 58% dari total tiket yang disediakan sebanyak 525.888.
Sedangkan khusus untuk keberangkatan stasiun malang, sudah terjual 56.096 tiket atau sekitar 65%, dari yang disediakan sebanyak 85.668 tiket. “KAI menjual sebanyak 303.317 tiket KA jarak jauh untuk mudik kali ini dan sudah terjual 58 persen. Dalam artian penjualan tiket meningkat sejak di berlakukan bebas mudik di tahun ini,”ungkapnya.
Sementara itu untuk jumlah pemudik, di H-7 keberangkatan pemudik dari Stasiun Gubeng Surabaya terpantau sejak pukul 06.00 pagi hingga 13.00 sebanyak 29 ribu pemudik yang berangkat dari Stasiun Gubeng Surabaya untuk perjalanan jarak jauh seperti Solo, Yogjakarta dan Jakarta. (way/kun)






