Sampang (beritajatim.com) – Pada musim panen raya tembakau tahun ini, harga tembakau rajang di kawasan Sampang, Madura, menunjukkan tren positif. Saat ini, harga tembakau rajang tertinggi telah mencapai Rp 80 ribu per kilogram.
Usman, seorang tengkulak tembakau di Kabupaten Sampang, menyatakan bahwa harga tembakau bervariasi, dengan kisaran Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. “Harga tembakau terbaik saat ini mencapai Rp 80 ribu, sementara untuk kualitas lebih rendah berada di angka Rp 60 ribu per kilogram,” ujar Usman pada Senin (12/8/2024).
Lebih lanjut, Usman menjelaskan bahwa harga tersebut berlaku untuk tembakau yang telah melalui berbagai proses, mulai dari pemetikan, perajangan, hingga penjemuran. Setelah melalui proses tersebut, tembakau biasanya dikemas dalam tikar dan disimpan di gudang.
“Harga yang kami sampaikan adalah harga tembakau yang sudah diproses dari panen hingga perajangan,” tambahnya.
Usman juga memberikan tips agar petani dapat menjual tembakau dengan harga yang lebih tinggi. Menurutnya, faktor penting untuk mendapatkan harga terbaik adalah memanen tembakau saat usia tanaman sudah matang dan mencampurkan gula dengan komposisi yang tepat sesuai kebutuhan gudang.
“Untuk mendapatkan harga tinggi, selain kualitas tembakau yang baik, proses pemanenan, perajangan, dan pencampuran gula juga harus dilakukan dengan seimbang dan tidak berlebihan,” jelas Usman.
Di tempat terpisah, Fathor, seorang pedagang tembakau lainnya, menambahkan bahwa penjualan tembakau tidak lagi terbatas hanya ke Kabupaten Pamekasan. Saat ini, di Kabupaten Sampang juga sudah tersedia gudang penimbunan yang menerima pembelian tembakau, sama seperti di Pamekasan.
“Petani dan pedagang tidak perlu lagi menjual tembakau ke Pamekasan, karena sekarang di Sampang juga ada gudang yang menerima pembelian,” ungkap Fathor.
Sebagai informasi, harga tembakau pada tahun 2024 ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023 yang hanya berkisar antara Rp 45 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram. (sar/ted)







2 Komentar
Kalo harga rokok saja naik seharusnya harga tembakau dikalangan petani minimal 95 ribu. Apalagi melihat harga kebutuhan pokok juga naik.
Di jember cuma 43