Blitar (beritajatim.com) – Harga cabai rawit di Kota Blitar kini kian pedas. Saat ini, cabai rawit di Kota Blitar telah tembus harga Rp60 ribu per kilogramnya.
Harga cabai rawit tersebut tertinggi selama beberapa bulan terakhir. Peningkatan harga ini sebagai imbas dari kemarau panjang, memicu menipisnya stok.
“Iya saat ini harga cabai rawit sudah tembus diangka Rp60 ribu per kilogram,” kata pedagang cabai di Pasar Legi Kota Blitar, Mahmud, Rabu (25/10/2023).
Harga cabai rawit sendiri sebelumnya hanya berkisar Rp40 ribu per kilogram. Tetapi sejak beberapa hari terakhir ini harga cabai rawit terus meningkat.
BACA JUGA:
Hujan dan Banjir Jadi Ancaman Serius Pembangunan Jembatan Dawuhan Blitar
Hingga akhirnya hari ini, harga cabai rawit tembus Rp60 ribu per kilogram. Hal ini terjadi sebagai imbas dari menurunnya hasil panen akibat musim kemarau panjang.
Menurut pedagang, pasokan cabai saat ini berkurang sekitar 10 persen jika dibandingkan hari biasanya.
“Biasanya dikirim 40 kilogram cabai, tapi saat ini hanya 30 kilogram,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Jelang Musim Tanam, Stok Pupuk Bersubsidi di Blitar Minim
Bukan hanya cabai rawit, namun cabai keriting dan cabai hijau juga melonjak. Saat ini, harga cabai keriting dan hijau telah tembus di angka Rp40 ribu per kilogram.
“Cabai hijau dan keriting saat ini Rp40 ribu per kilogram,” tutupnya.
Imbas naiknya harga tersebut membuat omzet penjualan cabai rawit pedagang berkurang. Menurut pedagang banyak warga yang memilih mengurangi jumlah pembelian cabainya saat harga sedang naik tinggi.
Diperkirakan harga cabai rawit ini akan terus meningkat seiring dengan masih panjangnya musim kemarau yang terjadi Blitar dan sekitarnya. [owi/beq]






