Lamongan (beritajatim.com) – Mulai meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa waktu belakangan membuat para petambak di Lamongan mulai berburu benih ikan untuk mengisi lahan tambaknya.
Namun upaya petambak mendapatkan benih tidak mudah. Permintaan benih ikan sedang tingi. Sementara ketersediaan benih ikan dari pemasok masih terbatas.
Kondisi itu membuat petani harus rela antre untuk mendapatkan benih ikan. Seperti yang diutarakan Khoirul Anwar, petambak asal Kecamatan Glagah. Dia mengaku harus menunggu hingga sepekan untuk mendapatkan benih.
“Harus pesan dulu dan nunggu selama satu minggu baru dapat benihnya. Jadi sesuai dengan urutan antrean,” kata Khoirul, saat memesan benih ikan di Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan, Rabu (4/12/2024).
Tidak hanya Khoirul. Para petani tambak dari kecamatan lain seperti Kecamatan Deket, Turi, Karangbinangun, Kalitengah dan Karanggeneng juga mulai memburu benih ikan, lantaran tambak mereka mulai terisi air hujan serta air dari anak sungai aliran Bengawan Solo.
Sementara Rozi, penjual benih ikan di Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan, benih ikan yang dicari para petambak mayoritas adalah nener (bibit bandeng) dan udang vaname.
“Dalam sehari, permintaan benih bisa mencapai 600 rean,” tuturnya.
Soal harga, bibit udang vaname yaitu Rp 120.000 per rean (satu kantong berisi 5.500 benih ikan). Sedangkan harga nener mencapai Rp 150.000 per rean.
Harga tersebut mengalami kenaikan yang cukup tajam jika dibandingkan saat intensitas hujan masih rendah. Harganya berada di kisaran Rp 80.000 sampai Rp 90.000 per rean.
Karena tingginya permintaan nener maupun udang vaname, Rozi mengaku untuk sementara ini masih belum bisa memenuhi permintaan dari luar Lamongan.
“Kami memenuhi kebutuhan petambak Lamongan dulu, baru kemudian memenuhi permintaan luar daerah,” katanya.
Rozi berharap pengertian para petambak dengan kondisi kebutuhan benih diawal tebar ini. Apalagi saat ini baru masuk musim penghujan, para petambak sama-sama membutuhkan benih.
“Mau tidak mau ya harus sabar antre,” kata Rozi. (fak/but)






