Pamekasan (beritajatim.com) – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) XI Madura, MH Said Abdullah berharap bantuan yang diberikan kepada keluarga Umamah (26) warga Desa Jambaringin, Kecamatan Proppo, Pamekasan, bermanfaat dan dapat mengurangi beban hidup untuk keluarga.
Hal tersebut disampaikan di sela penyerahan bantuan secara simbolis oleh Sekretaris DPC PDIP Pamekasan, Nadi Mulyadi bersama Ketua Said Abdullah Institute (SAI), Taufadi di kediaman penerima bantuan di Dusun Pademawu Barat, Jambaringin, Proppo, Sabtu (4/9/2021).
“Pak Said juga menitipkan salam untuk disampaikan kepada penerima bantuan. Beliau berpesan agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan sesuai kebutuhan, sehingga dapat meringankan beban keluarga penerima bantuan,” kata MH Said Abdullah, melalui Sekretaris DPC PDIP Pamekasan, Nadi Mulyadi,
Lebih lanjut disampaikan, pemberian bantuan tersebut berawal dari kegiatan PDIP Pamekasan, yakni membagikan nasi kotak bagi warga terdampak pandemi Coronavirus Disease 2019 yang dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Selanjutnya terdapat gambar dokumentasi yang mengetuk hati seorang Said Abdullah.
“Awalnya Pak Said (sapaan akrab Said Abdullah) melihat foto dokumentasi bagi-bagi nasi kotak di Pamekasan, beliau menanyakan kondisi salah satu keluarga yang menarik perhatian dan akhirnya tergugah untuk membantu keluarga ini,” jelasnya.
Sementara biaya hidup Umamah bersama dua orang anaknya ditanggung sang suami, Malut (31) yang bekerja sebagai pemulung atau pencari barang bekas. “Penghasilan sang suami sebagai pemulung di daerah rantau tidak menentu, biasanya setiap setengah bulan sekali dikirim uang sebesar Rp 200 ribu,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pdip-pamekasan”]
“Namun kondisi saat (pandemi Covid-19) ini yang tidak lagi normal, justru seringkali tidak mendapat uang. Bahkan sang suami biasa pulang kampung saat ada keperluan tertentu, semisal hari raya atau kepentingan keluarga, seperti mantenan atau keluarga meninggal,” sambung Nadi.
Untuk mencukupi kebutuhan hidup setiap hari, Umamah bersama kedua anaknya bergantung hidup kepada sang ibu yang kesehariannya berjualan katul di Pasar Proppo. “Dari itu, bantuan sebesar Rp 10 juta dan sembako diharapkan dapat meringankan beban keluarga Bu Umamah,” pungkasnya. [pin/suf]






