Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bakal menambah dokter spesialis untuk RSUD Sidoarjo. Penambahan terkait status RSUD Sidoarjo yang berubah dari tipe B menjadi tipe A. Dengan status tersebut menjadikan ruang lingkup pelayanan RSUD Sidoarjo berada pada taraf nasional.
Gus Muhdlor menyatakan, status tersebut juga menjadikan RSUD Sidoarjo sebagai satu-satunya rumah sakit milik kabupaten di Indonesia yang bertipe A. Bahkan level tersebut sama dengan RSUD tipe A lainnya seperti RSUD Dr Soetomo Surabaya.
“Berubahnya kelas RSUD Sidoarjo tidak dapat dipisahkan dari standar rumah sakit yang naik. Baik dari segi sarana prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatannya, serta pelayanannya. Termasuk dokter spesialis akan ditambah lagi untuk meningkatkan layanan kesehatan,” katanya Senin (4/12/2023).
Plt Direktur RSUD Sidoarjo, Syamsu Rahmadi mengakui dari segi sarana dan prasarana sudah sangat baik. Yaitu sudah adanya mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) Tesla tiga.
“Dengan adanya MRI artinya kualitas visualisasi organ lebih baik dan lebih detail. Selain itu, juga ada Radio Terapi Linac untuk pengobatan kanker, serta sudah adanya operasi laparoskopi (bedah dengan sayatan kecil di kulit),” terangnya.
Syamsu menjelaskan untuk penyakit kronis lainnya seperti stroke, RSUD Sidoarjo memiliki alat
neurointervensi untuk stroke akut, baik stroke penyumbatan ataupun stroke perdarahan. “Pasien stroke kami harapkan kecacatannya semakin berkurang,” tambahnya.
BACA JUGA:
Warga Sidoarjo Sambut Baik Lomba Jimpitan yang Digelar Gus Muhdlor
Sedangkan, untuk SDM pihaknya akan berusaha mempercepat pengadaan dari SDM sub spesialis untuk lebih banyak lagi. Dia menyebut bahwa saat ini mulai banyak yang datang, mulai dari ahli bedah onkologi ada dua, obgyn onkologi ada dua, bedah toraks kardiovaskuler juga dua, serta satu yang akan datang konsultan Hemato Onkologi.
“Kami terus berbenah meskipun saat ini belum setara dengan RSUD Soetomo Surabaya, namun kami akan terus menunjukkan perubahan pelayanan dari kelas B ke kelas A,” jelas Syamsu. [isa/but]






