Lumajang (beritajatim.com) – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncurkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 5.000 meter pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.
Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, hingga kini masih berstatus Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat awan panas guguran bergerak ke arah tenggara dan selatan.
“Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 5.000 meter mengarah ke tenggara dan selatan. Gunung dominan tertutup kabut,” tulis PVMBG dalam keterangan tertulis yang dirilis hari ini.
Berdasarkan laporan pengamatan, kondisi cuaca di sekitar Gunung Semeru terpantau berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat daya dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 23 derajat Celsius.
Gunung #Semeru meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) sejauh 5.000 meter pada Rabu (14/1/2026). Gunung Semeru yang berada di wilayah Lumajang dan Malang Jawa Timur itu berstatus Level III atau Siaga pada Pukul 11.25 WIB.#Lumajang pic.twitter.com/Dwt5pukeQF
— beritajatim (@beritajatimcom) January 14, 2026
PVMBG juga melaporkan jarak pandang di sekitar puncak gunung terbatas akibat kabut dengan intensitas 0–II hingga 0–III. Sementara itu, asap kawah tidak teramati selama periode pengamatan.
Dengan status Siaga yang masih berlaku, PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak kawah. Warga juga diminta tetap waspada terhadap potensi awan panas guguran, aliran lava, serta lahar hujan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan turun di sekitar kawasan puncak.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan keselamatan masyarakat yang bermukim di sekitar lereng Gunung Semeru. (ted)






