Lumajang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta agar Perhutani menyediakan lahan untuk pembangunan rumah bagi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.
Saat ini para korban yang mengungsi selalu mencemaskan rumah mereka yang rusak karena erupsi lahar panas. “Jadi tidak bisa kita bilang sekarang tanggap darurat; rehabilitasi, baru rekonstruksi. Ternyata di lapangan harus bersamaan. Mereka harus dapat ketenangan bahwa nanti pemerintah akan menyiapkan lahan,” kata Khofifah saat rapat penanganan bencana di Kantor Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12/2021).
“Pertama harus ada dulu guarantee bahwa akan ada lahan dari perhutani untuk sejumlah rumah yang terdampak. Kalau sudah ada lahan Perhutani, pasti ada support dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk membangun. Kami pasti juga akan urunan di dalamnya,” kata Khofifah.
Dengan adanya jaminan ini, menurut Khofifah, warga akan tenang. Pemilihan lahan Perhutani sebagai lokasi pemukiman warga nanti karena itu yang memungkinkan saat ini
Selain itu, Khofifah juga ingin ada kepastian soal pembangunan kembali jembatan Gladak Perak yang terputus. “Apakah bisa dibangun dj tempat yang sama? Ini harus ada tim yang melakukan assessment rekonstruksi jembatan. Maka PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) akan ikut,” katanya. (wir/kun)






