Gresik (beritajatim.com) – Atmosfer kompetisi Proliga 2026 kian memanas. Walau sudah memastikan tiket final four, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) menegaskan tak akan mengendur saat menghadapi Jakarta Electric PLN dalam laga panas pekan ini di GOR Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Kabupaten Bogor (20/2) besok malam.
Pertandingan ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Status lolos tidak membuat Gresik Petrokimia tampil santai. Justru sebaliknya, tim asal Jawa Timur itu ingin menjaga momentum, ritme permainan, dan mental juara menjelang babak krusial.
Ketua Persatuan Bola Voli (PBV) Gresik Petrokimia, Iwan Febrianto, menegaskan laga Jakarta Electric PLN bukan sekadar formalitas. Meski posisi di klasemen sudah aman, kemenangan tetap menjadi target utama demi menjaga kepercayaan diri tim.
“Mohon doanya, Insya Allah di laga besok kami bermain dengan maksimal dan tetap menjaga tren positif,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa Gresik Petrokimia tak ingin memilih lawan atau bermain aman. Mereka berambisi menyapu bersih laga sisa untuk mempertegas status sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Di sisi lain, Jakarta Electric PLN datang dengan motivasi tinggi. Laga ini menjadi ajang pembuktian sekaligus kesempatan memperbaiki posisi. Menghadapi tim yang sudah lolos Final Four justru menjadi tantangan tersendiri.
Pertemuan dua tim besar ini selalu menghadirkan duel ketat, baik dalam serangan cepat maupun pertahanan rapat. Publik voli nasional dipastikan akan disuguhkan pertandingan berintensitas tinggi sejak set pertama.
Bagi Gresik Petrokimia, laga ini bukan hanya soal poin, tetapi juga tentang konsistensi dan kesiapan mental menghadapi tekanan babak empat besar. Rotasi pemain kemungkinan tetap dilakukan, namun tanpa mengurangi daya gedor tim. [dny/kun]






