Mojokerto (beritajatim.com) — Aksi kekerasan diduga dilakukan kelompok gengster terhadap warga yang tengah berpatroli membangunkan sahur terjadi di Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jumat (20/2/2026) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun satu unit sepeda motor mengalami kerusakan.
Salah satu warga, Rokim (55) mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di gang jalan antara masjid dan minimarket di desa setempat. Saat itu sejumlah anak muda tengah berkeliling kampung untuk membangunkan warga sahur, tiba-tiba datang rombongan sekitar 15 orang yang diduga kelompok gengster dari arah Ngoro menuju Pungging.
“Begitu melihat anak-anak patroli sahur, kelompok tersebut langsung menyerang secara tiba-tiba. Serangan mendadak itu membuat para remaja panik dan berlarian menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan warga. Dalam kepanikan, salah satu anak meninggalkan sepeda motornya di lokasi,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, satu unit sepeda motor Yamaha Mio mengalami kerusakan ringan dengan kerugian ditaksir sekitar Rp1 juta. Tidak ada korban luka maupun jiwa. Warga berharap aparat meningkatkan patroli keamanan selama Ramadan guna mencegah aksi serupa terulang, khususnya saat kegiatan sahur yang melibatkan anak-anak dan remaja.
Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. “Masih kami lidik. Laporan resmi belum ada,” tegasnya. [tin/but]







