Surabaya (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa Program Studi Produksi Media di Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti kegiatan perkenalan bertajuk PROLOOK 2025 pada Rabu (4/12/2025).
Kegiatan ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa semester pertama untuk memahami pentingnya penampilan profesional, etika visual, serta budaya kerja yang diterapkan di industri kreatif dan digital.
Ketua Korprodi D4 Produksi Media, Hendro Aryanto, S.Sn., M.Si menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar acara penyambutan mahasiswa baru, melainkan dirancang sebagai pintu gerbang untuk masuk ke dunia profesional.
“Melalui sesi demonstrasi grooming, office look, dan berbagi wawasan pelaku industri, mahasiswa diperkenalkan pada standar profesional yang selama ini menjadi kebutuhan utama perusahaan dan brand yang bekerja di ranah digital,” ungkap Ketua Korprodi D4 Produksi Media Hendro Aryanto.
Hendro menambahkan bahwa penguasaan keterampilan teknis perlu diimbangi dengan kesadaran etika. “Industri kreatif membutuhkan talenta yang tidak hanya kreatif, tetapi profesional, memahami standar kerja, dan siap berkolaborasi,” imbuhnya.
Unesa melalui Program Studi Produksi Media menargetkan posisi sebagai pusat pengembangan content creator profesional di Jawa Timur.
Kombinasi pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi industri, serta pemahaman etika kerja menjadi fondasi untuk mencetak lulusan yang adaptif dan mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Program sarjana terapan (D4) ini sebelumnya dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kreatif yang meningkat di industri digital, mulai dari konten pemasaran, produksi video, manajemen media sosial, hingga sektor kreatif berbasis teknologi.
Sebagai jurusan baru dengan peminat tinggi, Produksi Media menempatkan kolaborasi industri sebagai pilar utama dalam pengembangan kurikulum.
Program ini juga menekankan minimal 65 persen porsi praktik, sehingga mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi terlibat langsung dalam ekosistem profesional melalui proyek, kerja sama industri, serta pengalaman lapangan.
Pertumbuhan pesat industri kreatif nasional dalam satu dekade terakhir menjadi landasan penting bagi Unesa untuk mempersiapkan talenta siap pakai yang memahami budaya kerja dan tuntutan kompetensi di era digital. [way/ian]






