Blitar (beritajatim.com) – Kabar miring mendadak menerjang internal Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar. Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Blitar, Romulus Haholongan, tengah menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terkait dugaan kasus.
Isu yang berhembus liar ini langsung memicu spekulasi publik mengenai integritas penegakan hukum di Bumi Bung Karno. Namun, kabar tersebut segera mendapat tanggapan keras dari pihak internal Kejari Kota Blitar.
Kasi Intelijen Kejari Kota Blitar, Joko Probowinarto, secara tegas menepis informasi tersebut. Ia menyatakan bahwa isu pemeriksaan pimpinannya oleh Kejati Jatim adalah hoaks alias tidak benar.
“Tidak benar itu mas, itu hoaks itu,” ungkap Joko pada Kamis (12/02/2026).
Joko pun menegaskan bahwa Kajari Kota Blitar tidak diperiksa oleh Kejati. Saat ini Kajari Kota Blitar, Romulus Haholongan masih berkantor dan sedang memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev).
“Bapak Kajari Kota Blitar, Romulus Haholongan ada di Blitar dan hari ini ada giat monev,” tandasnya.
Joko juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada prosedur pemeriksaan yang dialamatkan kepada Kajari dari pihak Kejaksaan Tinggi, sebagaimana yang ramai dibicarakan. Pihaknya menyayangkan beredarnya kabar yang dinilai menyudutkan institusi tersebut. (owi/ted)






