Jember (beritajatim.com) – Dinas Cipta Karya Tata Ruang Pertanahan dan Permukiman Kabupaten Jember, Jawa Timur tengah bekerja keras mempersiapkan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu alternatif lokasi dapur adalah GNI (Gedung Nasional Indonesia), sebuah gedung tua di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates.
“GNI itu salah satu alternatif. Ada beberapa yang saya masih komunikasikan sama teman-teman,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang Pertanahan dan Permukiman Kabupaten Jember Yessy Arifah, saat diwawancarai wartawan, Kamis (14/8/2025).
Opsi dapur MBG di GNI ini, menurut Yessy, masih dalam proses pertimbangan. Dia masih menunggu penjelasan dari jajaran bidang yang membawahi. “Kalau GNI itu adalah cagar budaya, pasti kita pertimbangkan,” katanya.
GNI dan dibangun pada era 1950-an di atas sebagian tanah bekas DSV yang telah dijual lepada Yayasan Gedung Nasional Indonesia. Menurut buku Wakil Rakyat Kabupaten Jember Tempo Doeloe dan Sekarang, GNI saat itu berfungsi sebagai balai pertemuan organisasi kemasyarakatan dan partai politik. Pemerintah daerah saat itu membantu pembangunan dan membebaskan gedung tersebut dari pajak tontonan.
Pada 13 Januari 2022, Yayasan Gedung Nasional Indonesia (GNI) menyerahkan asetnya berupa gedung pertemuan kepada Pemerintah Kabupaten Jember. Berkas-berkas aset tersebut diterima oleh Bupati Jember Hendy Siswanto di Pendapa Wahyawibawagraha.
Sebagaimana dilansir, Jemberkab.go.id, 14 Januari 2022, Sekretaris Yayasan GNI Sri Mulyati Munajah menyampaikan, personel struktural organisasi sudah banyak yang meninggal dunia. Penyerahan gedung itu merupakan amanat Ketua Yayasan GNI almarhum Munajah, yang berharap dengan diserahkan ke Pemkab Jember, GNI tidak terbengkalai dan bisa dirawat.
Selain GNI, Yessy mengaku lupa, lokasi-lokasi yang menjadi alternatif opsi dapur MBG. “Sambil menunggu evaluasi gubernur (terhadap Perubahan APBD 2025), saya minta kepala bidang untuk menjelaskan pertimbangan-pertimbangan terutama pertimbangan teknis (dalam menentukan lokasi dapur MBG),” katanya. [wir]






