Surabaya (beritajatim.com) – Tiga perguruan tinggi di Surabaya tengah bersiap membuka Fakultas Kedokteran. Itu dipicu dengan besarnya peminat pendidikan kedokteran serta masih tingginya permintaan di dunia kerja. Ketiga perguruan tinggi tersebut antara lain Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Rektor UPN V Jatim Prof Akhmad Fauzi mengungkapkan, pihaknya ingin mendukung program pemerintah dalam menyiapkan kebutuhan dokter agar rasio dokter di Indonesia tercapai. Ia menyebutkan, persiapan pembentukan prodi baru ini sekarang sudah mencapai 90 persen.
Sedangkan proses rekrutmen dosen dan laboran saat ini juga telah dilakukan. “Kami juga menyiapkan gedung untuk perkuliahan dan laboratorium 12 lantai. Sekarang proses pembangunan sudah masuk lantai tiga,” ungkap Prof Akhmad Fauzi, Selasa (22/11/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kedokteran”]
Ia menambahkan, UPN V Jatim juga telah menjalin kerjasama dengan rumah sakit sebagai tempat pendidikan dokter, yakni satu rumah sakit utama dan lima rumah sakit satelit. “Kerjasama RS Pendidikan sudah dengan RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan sebagai RS Utama. Dan lima RS satelit lainnya yaitu RS Haji, RS Saiful Anwar Malang, RS Jiwa Lawang, RSUD Soewandhie Surabaya, dan RSUD Sidoarjo Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Prof Fauzi, bahwa pihaknya berharap tahun 2023 jika izin FK sudah bisa didapatkan pihaknya bisa membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru.
Sementara persiapan membuka pendidikan kedokteran di ITS sempat disampaikan Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari dalam penutupan Dies Natalis di kampusnya. Pembukaan prodi ini sebagai pengembangan departemen di bidang kesehatan, yaitu prodi teknik biomedik yang telah berjalan.
Menurutnya, Kemendikbud Ristek saat ini masih memoratorium pendirian FK. Kendati demikian, ITS terus jalan dalam mempersiapkan persyaratan pendirian FK. Mulai persiapan menjalin Kerjasama dengan rumah sakit hingga penambahan SDM dan fasilitas gedung. “Tinggal sedikit lagi persiapannya. Tinggal di-submit nanti. Mudah-mudahan segera bisa dibuka lagi untuk pendirian FK,” tandasnya. [ipl/suf]






