Surabaya (beritajatim.com) – Momentum Ramadhan dimanfaatkan sukarelawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jatim bersama mahasiswa dan milenial melestarikan seni budaya daerah sambil menggenjot potensi perekonomian UMKM setempat.
OMG Jatim sukses menggelar Gebyar Kampoeng Ramadhan selama dua hari, Sabtu (25/3/2023) dan Minggu (26/3/2023) dengan beragam acara menarik di Mbahe Cafe Surabaya.
Koordinator Bidang Keperempuanan OMG Jatim, Fingki Suswati mengatakan, pihaknya juga memberi ruang kepada UMKM binaan untuk membuka lapak usaha pada kegiatan itu secara gratis.
“Selama dua hari kami ada bazar UMKM yang diikuti oleh UMKM binaan OMG karena kita sebelumnya sudah memberdayakan UMKM yang ada di Surabaya dan juga di Jatim, serta menggandeng unit kegiatan mahasiswa,” kata Fingki.
“Untuk total UMKM-nya ada 25, sekitar 10 sampai 12-an itu UMKM binaan OMG Jatim dan sisanya itu adalah UKM kewirausaahan dan juga kopma (koperasi mahasiswa) yang sudah kerja sama sama kita,” imbuhnya.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/kiai-muda-pendukung-ganjar-gandeng-paguyuban-soundsystem-gelar-doa/
Suasana kian meriah dengan penampilan tari-tarian adat nusantara, banjari (hadrah), serta live music dari para milenial dan mahasiswa se-Surabaya.
“Konsep acaranya itu selain mereka bisa belanja di bazar, mereka juga dapat hiburan gratis yaitu pesta kesenian, pesta rakyat, kemudian banjari kemudian live music,” jelasnya.
Fingki mengatakan melalui kegiatan ini para pendukung Ganjar Pranowo itu ingin memperkenalkan sekaligus melestarikan seni budaya Indonesia agar tidak lekang oleh zaman.
Selain itu, keberadaan pesta rakyat bazar UMKM ini mendorong para wirausahawan mendapatkan penghasilan tambahan di bulan suci Ramadhan.
“Semoga ke depannya teman-teman, baik dari UMKM dan juga mahasiswa, khususnya yang sedang wirausaha bisa semakin aktif lagi bisa terus semakin berinovasi,” ucap Fingki.
[berita-terkait number=”2″ tag=”pilpres-2024″]
Fingki berharap langkah kolaborasi antara kawula muda, milenial, dan mahasiswa dapat terus berlanjut. Sehingga, bisa menelurkan agenda-agenda positif lain untuk menebar kebermanfaatan.
Hanan Salsabila (20), salah satu pelaku UMKM merasa terbantu adanya acara Gebyar Kampoeng Ramadhan, selama dua hari dirinya bisa meraup keuntungan yang terbilang cukup banyak.
“Kesannya sih bagus ya acaranya. Lumayan membantu di acara hari ini, para UMKM meningkatkan pendapatan mereka dan saya juga,” ungkap Hanan. (tok/ted)






