Pasuruan (beritajatim.com) – Karena rasanya yang segar dan manis, es campur biasa menjadi kudapan khas saat berbuka puasa. Namun, ada yang berbeda dari es campur di Jalan Kartini Kelurahan Bangilan, Kota Pasuruan ini. Es campur yang sudah buka mulai tahun 1970 ini serasa tak lekang oleh waktu.
Selain tak menghilangkan cita rasa tempo dulu, kini es campur di jalan Kartini menyatu dengan lidah generasi Z saat ini. Terbukti dengan balutan coklat kental yang tersiram diatas es yang mulai meleleh membuat mata yang menatapnya ingin segera menyantap.
“Uniknya es ini ada dark coklatnya yang spesial, pahitnya dark coklat menyatu dengan gula dan susu kental manis. Jadi es campurnya pas, gak kemanisan, serta terlihat kekinian,” jelas Rois pembeli es campur Kartini.
Sedangkan didalamnya terdapat isian seperti layaknya es campur jaman dulu. Cao, kolang-kaling, nanas dan manisan buah lainnya turut bercampur menyatu dengan coklat kental dan es.
Bisma Katarisman yang merupakan pemilik kedai es campur ini mengaku untuk sengaja memasukkan coklat kental didalamnya. Menurutnya coklat kental ini dimasukan untuk menguatkan rasa klasik. “Kami mempertahankan cita rasa khas klasik dan isian es campurnya. Kalau coklatnya kuta pakai dark coklat buka. dari susu coklat kental manis,” kata Bisma yang merupakan generasi ketiga es campur kartini ini.
Untuk seporsi ukuran mangkuk es campur kartini, Bisma membandrolnya seharga Rp.12.000. Setiap harinya di bulan ramadhan ini, Kedai Es Campur Kartini setiap harinya buka mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. (ada/kun)






