Gresik (beritajatim.com) – Proyek pembangunan gedung rawat jalan RSUD Ibnu Sina Gresik masuk tahap lelang. Di website LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik), paket pekerjaan fisik itu sudah diumumkan lelang dibuka. Apabila tidak ada kendala, rumah sakit milik pemerintah daerah itu memperkirakan awal Juli 2023 pembangunan sudah dimulai.
Pembangunan gedung rawat jalan itu untuk meningkatkan pelayanan. Bahkan, guna mempercepat proyek tersebut, sejak awal tahun lalu gedung rawat jalan dilakukan pembongkaran. Saat ini, lahan tersebut sudah dalam kondisi rata. Pemenang lelang tinggal melakukan pembangunan gedung.
Dalam pengumuman lelang, pagu untuk membangun gedung rawat jalan itu sebesar Rp 53,2 miliar. “Ini masih tahap pengumuman lelang. Semoga lelang berjalan lancar,” ujar Direktur Utama RSUD Ibnu Sina, dr. Soni, Jumat (2/6/2023).
Mantan Kepala Puskesmas Benjeng itu menyebut, pekerjaan fisik akan dimulai awal Juli 2023. Pasalnya, pelayanan kesehatan perlu diakomodir sesegera mungkin. Soni menambahkan, nantinya, bangunan itu digunakan untuk gedung rawat jalan terpadu dan diagnostic centre.
Sehingga, seluruh pelayanan rawat jalan yang selama ini terpisah di beberapa gedung bisa menjadi terpusat ketika bangunan sudah berdiri. “Sekarang ini kan rawat jalan mencar ya, ada di paviliun, hingga gedung samping dan belakang IGD. Nanti semua rawat jalan terpusat di gedung baru,” imbuhnya.
BACA JUGA: Pembangunan RS Gresik Sehati Belum Tahap Lelang
Sesuai schedule-nya, lanjut dia, pembangunan gedung baru rawat jalan ditarget selesai akhir 2022. Sehingga, di tahun 2024 pelayanan sudah bisa dilakukan. “Nantinya juga ruangan untuk rawat inap bisa bertambah ketika rawat jalan sudah terpusat,” tandasnya. [dny/suf]






