Sidoarjo (beritajatim.com) – Pengurus Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Sidoarjo membantah sekaligus mengecam beredarnya dukungan yang mengatasnamakan organisasi terhadap H. Subandi untuk kembali menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo pada periode mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DKC Garda Bangsa Sidoarjo, Wahyu Sejati, pada Jumat (27/3/2026), sebagai respons atas munculnya klaim dukungan dari oknum yang mengatasnamakan Garda Bangsa.
Dalam keterangannya, Wahyu menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak mencerminkan sikap resmi organisasi secara kelembagaan. Ia menekankan bahwa Garda Bangsa sebagai badan otonom partai memiliki mekanisme dan garis komando yang jelas dalam menentukan sikap politik.
“Kami sangat menyayangkan adanya oknum yang membawa nama Garda Bangsa untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Apalagi jika dikaitkan dengan dukungan terhadap mantan kader yang sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai,” ujar Wahyu Sejati.
Ia menambahkan, seluruh kader Garda Bangsa diharapkan tetap menjaga marwah organisasi dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan nama baik organisasi maupun partai.
Lebih lanjut, pihaknya memastikan bahwa Garda Bangsa tetap solid dan tegak lurus terhadap keputusan partai. Setiap bentuk sikap resmi, kata dia, hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
DKC Garda Bangsa Sidoarjo juga mengimbau kepada kader serta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama yang beredar di ruang publik maupun media sosial.
“Kami mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga soliditas dan loyalitas terhadap partai. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba memecah belah dengan mengatasnamakan organisasi,” tegasnya.
Ia kembali menegaskan bahwa organisasi hanya mendukung kader internal partai, bukan pihak yang sudah tidak lagi menjadi bagian dari PKB.
“Sekali lagi kami tegaskan bahwa sikap kami sudah jelas, mendukung kader internal, bukan yang sudah keluar dari PKB, kemudian ingin menahkodai DPC PKB Sidoarjo periode ke depan, dan kami tidak mentoleransi jika ada kader atau pengurus Garda Bangsa yang tidak patuh pada garis komando dan aturan organisasi,” sambungnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, DKC Garda Bangsa Sidoarjo berharap tidak ada lagi pihak yang menyalahgunakan nama organisasi untuk kepentingan tertentu, serta kondisi internal partai tetap kondusif.
Sebelumnya, beredar pernyataan dari kader Garda Bangsa tingkat DPAC Balongbendo, Moch Ali, yang menyampaikan dukungan terhadap H. Subandi untuk kembali memimpin DPC PKB Sidoarjo.
Dalam pernyataannya, Ali menyebut kepemimpinan Subandi dinilai memberikan dampak positif bagi struktur partai, khususnya bagi kader di tingkat bawah.
“Kami kader Garda Bangsa PKB menyatakan dukungan penuh, agar Abah Subandi kembali menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo,” ujarnya.
Ia juga menilai Subandi sebagai sosok pemimpin yang memperhatikan kesejahteraan kader, mampu merangkul seluruh elemen partai, serta memiliki pengaruh kuat dalam menyatukan visi dan misi partai di Sidoarjo.
“Di masa kepemimpinan beliau sebelumnya, Abah Subandi sangat perhatian dan mendominasi sekali hubungannya dengan kader-kader PKB. Karena itu, kami berharap besar beliau kembali memimpin DPC PKB Sidoarjo,” paparnya. [isa/beq]






