Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) dan PT Jawa Power melanjutkan program berkelanjutan mereka yang melibatkan peternak sapi perah di Jawa Timur. Program ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kesejahteraan peternak.
Pada tahun 2023, FFI dan Jawa Power bekerja sama untuk membangun 25 unit biogas di Jawa Timur. Biogas ini dibuat dari limbah kotoran sapi dan digunakan sebagai sumber energi alternatif untuk memasak dan penerangan. Hasilnya, emisi gas metana, yang 21 kali lebih berbahaya daripada gas CO2, dapat dikurangi hingga 75 ribu kg CO2 ekuivalen per tahun.
Tahun ini, program tersebut diperluas dengan penambahan 50 unit biogas baru. Biogas ini akan didistribusikan kepada peternak di 3 koperasi sapi perah di Jawa Timur. Selain mengurangi emisi gas rumah kaca, program ini juga diharapkan dapat membantu peternak untuk menghemat biaya operasional dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak sapi perah kami dan berkontribusi pada kelestarian lingkungan,” kata Andrew F. Saputro, Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia. “Kolaborasi dengan Jawa Power dalam program biogas ini merupakan salah satu contoh komitmen kami untuk mencapai tujuan tersebut.”
Program biogas ini sejalan dengan komitmen FFI untuk mencapai target bebas karbon pada tahun 2050. Perusahaan ini telah mengembangkan berbagai inisiatif lain untuk mengurangi dampak lingkungannya, seperti penggunaan energi terbarukan, pengurangan sampah, dan daur ulang.
“Kami yakin bahwa dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, kita dapat mencapai masa depan yang lebih berkelanjutan untuk Indonesia,” kata Andrew.
Manfaat Program Biogas:
- Mengurangi emisi gas rumah kaca
- Membantu peternak menghemat biaya operasional
- Meningkatkan kualitas hidup peternak
- Mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan
Komitmen FFI untuk Keberlanjutan:
- Mencapai target bebas karbon pada tahun 2050
- Mengurangi penggunaan energi dan air
- Meningkatkan penggunaan energi terbarukan
- Mengurangi emisi CO2
- Menggunakan kemasan daur ulang
- Mengurangi sampah plastik.[rea]






