Nganjuk (beritajatim.com) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Muhammad Muhibbin dan Aushaf Fajr, menggelar forum diskusi terbuka bertajuk “Gerakan Bersama Rakyat Antar Kemenangan” atau “Gebrak” di Lumos, Jalan Gatot Subroto No. 1, Kauman, Nganjuk. Acara ini diadakan untuk menampung aspirasi serta mendengarkan langsung suara warga Nganjuk mengenai berbagai isu dan harapan dalam Pilkada Nganjuk 2024.
Dalam sambutannya, Aushaf Fajr, yang maju sebagai calon Wakil Bupati, menyampaikan ajakan kepada semua elemen masyarakat untuk berani mengemukakan gagasan dan saran demi kemajuan Nganjuk.
“Forum Gebrak ini adalah ruang terbuka bagi masyarakat Nganjuk untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi langsung tentang masa depan daerah kita. Kami ingin mendengar harapan, ide, dan kekhawatiran dari seluruh warga—mulai dari anak muda, pedagang, hingga petani,” ujar Aushaf.
Acara “Gebrak” ini digagas setelah melihat antusiasme warga pada debat Pilkada Nganjuk yang berlangsung pada 16 Oktober 2024 lalu, di mana banyak masyarakat ingin bertanya langsung kepada pasangan calon.

Dengan tagline “Ayo Datang Gebrak Kami, Karena Kami Bukan Hanya Janji Manis,” pasangan Muhibbin-Aushaf ingin menegaskan bahwa visi-misi mereka bukan sekadar retorika, tetapi dapat dikritisi dan dibahas bersama masyarakat.
Kehadiran warga Nganjuk dari berbagai kalangan menambah semarak forum ini. Ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, petani, pedagang, pekerja, dan pengamat politik turut hadir, antusias menyampaikan pendapat dan harapan mereka. Warga mengapresiasi forum terbuka ini sebagai langkah positif dan inovatif yang jarang dilakukan dalam kampanye politik daerah.
Aushaf menekankan bahwa forum “Gebrak” ini bukan hanya wadah diskusi, tetapi juga langkah konkret untuk mewujudkan visi-misi pasangan calon.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses ini. Mari bersama kita diskusikan dan temukan solusi bagi tantangan yang ada. Kami percaya, melalui kolaborasi, kita bisa mewujudkan cita-cita bersama demi kemajuan Nganjuk,” tutupnya. [beq]






