Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Teknik dan Desain (FTD) Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Surabaya terbilang beda dari fakultas teknik lain. Mereka, fokus pada teknologi yang mendukung bisnis.
Dengan fokus tersebut, para lulusannya pun memiliki keunggulan tersendiri saat mereka terjun di dunia kerja. Keunggulan inilah yang juga menjadi nilai jual utama dari UHW Perbanas Surabaya.
Rektor UHW Perbanas, Dr. Yudi Sutarso mengungkapkan bahwa penempatan FTD di Kampus Nginden Semolo ini untuk memadukan ekosistem pembelajaran yang spesifik di bidang teknik. “Jadi, ini untuk mendukung ekosistem pembelajaran kita,” jelasnya, Kamis (2/10/2025).
Meskipun sebagai mahasiswa teknik, pembekalan di UHW Perbanas Surabaya tak hanya berkutat pada dinamika teknologi. Mahasiswa juga digembleng dalam bisnis, khususnya soft skill.
“Cara berpakaian diatur, cara ngomong diatur, cara berdiskusi, mesti tahu caranya meskipun orang teknik. Profilnya, profil orang yang menguasai teknologi pada bidang bisnis,” tegas Rektor.
Soal serapan lulusan, Dr. Yudi mengklaim tingkat employabilitas lulusan teknik sangat tinggi. Meskipun FTD masih tergolong baru dengan jumlah mahasiswa sekitar 200-an, angkatan pertama baru mulai lulus tahun 2025 ini.
“Contohnya itu tadi, (misalkan) sistem informasi itu sekarang lima yang lulus, empatnya sudah dapat kerja,” ungkapnya.
Dengan adanya catatan siklus lulusan pertama ini, UHW Perbanas Surabaya optimistis dapat menambah jumlah mahasiswa FTD secara signifikan di masa mendatang. Optimisme ini juga diperkuat dengan peresmian Gedung FTD di Kampus Nginden Semolo, Sukolilo, Surabaya.
Peresmian gedung ini diawali dengan Istighosah dan Doa Bersama sebagai ungkapan syukur, diikuti prosesi pemotongan pita. Acara ini dihadiri oleh pengurus yayasan, pimpinan universitas, dosen, karyawan, serta ratusan mahasiswa. [ipl/but]






