Malang (beritajatim.com) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengembangkan kerja sama internasional dengan Yala Rajabaht University (YRU), Thailand. Kedua pihak sepakat bekerja sama yang tertuang dalam penandatanganan MoU dan MoA.
Wakil Rektor IV UMM bidang Kerjasama, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, PhD., mendukung upaya yang dilakukan fakultas dalam pengembangan kerja sama internasional. Ia menegaskan bahwa MoU menjadi awal dan harus ditindaklanjuti dengan berbagai program nyata.
“Program yang dilakukan misalnya saja pertukaran mahasiswa, publikasi bersama, kuliah tamu dan lain sebagainya. Kerja sama ini bisa diperluas ke fakultas lain karena YRU melibatkan fakultas ekonomi, fakultas teknik, dan fakultas sosial dan politik dalam kunjungannya ke UMM,” ungkap Salis.
Kegiatan ini penting dalam rangka meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU). IKU 2 terkait mahasiswa yang berkegiatan di luar kampus dan IKU 3 dosen yang berkegiatan di luar kampus.
Sebelumnya, berbagai perguruan tinggi internasional Thailand sudah bekerja sama dengan FKIP UMM. Di antaranya Rajamangala University di Bangkok, Pathumtani University di Bangkok, Thaksin University di Songklha, Fatoni University di Pattani, Ram Kam Heng University di Bangkok dan Rajabahti University di Yala. Kerja sama meliputi student mobility, kuliah tamu, publikasi bersama dan seminar internasional.
Mewakili Dekanat FKIP, Dr. Sugiarti, M.Si. menyambut gembira kunjungan rekotrat dan dekanat YRU. Menurutnya, ini merupakan bagian dari upaya memperluas dan menguatkan atmosfer internasional yang sudah lama dirintis oleh FKIP UMM.
Ia menyebutkan ada beberapa program potensial yang bisa dikembangkan oleh kedua belah pihak. Baik bidang pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat serta Al-Islam.
“Modal program studi di FKIP UMM yang semuanya sudah punya jurnal bereputasi dapat menjadi ujung tombak kerja sama ini,” ujar Sugiarti.

Hal menarik lain kerja sama ini karena waktu yang singkat dalam proses negosiasi. Ke depan, perlu adanya orientasi yang bisa menguntungkan kedua belah pihak sehingga mobilitas dosen maupun mahasiswa secara internasional menjadi semakin semarak.
Mobilitas dosen dan mahasiswa level internasional yang terealisasi dan berkelanjutan diharapkan meningkatkan capaian IKU 2 dan IKU 3. Selain itu, diharapkan dapat memberikan dampak pada reputasi, prestasi, dan promosi bagi setiap program studi.
Prof. Dr. Sirichai sebagai Rektor YRU bersepakat dan menyambut baik serta meminta kepada para dekan terkait dari YRU untuk menindaklanjuti ide tersebut. Antusias juga datang dari Dekan FKIP YRU Prof. Dr. Muhammadtolan. Menurutnya, kerjasama ini menjadi bagian penting untuk dakwah Islam melalui perguruan tinggi.
“Terima kasih kami sampaikan pada kedua belah pihak yang tidak ragu dalam menjalin kerjasama. Semoga ini bisa menjadi awal yang baik untuk memunculkan program-program menarik dan bermanfaat di masa depan,” ujarnya. (dan/ian)






