Jombang (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) bekerja sama dengan Komunitas Ruang Inovasi Jombang menggelar lokakarya bertajuk Civic Engagement dan Kepemimpinan: Penguatan Partisipasi Kritis Generasi Muda di Tengah Polarisasi Digital di Jombang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut bertujuan memperkuat literasi digital sekaligus membangun daya kritis generasi muda dalam menghadapi tantangan di ruang digital.
Lokakarya digelar sebagai respons atas meningkatnya penggunaan media sosial yang diiringi berbagai persoalan, seperti disinformasi, polarisasi opini publik, rendahnya literasi digital, hingga menyempitnya ruang dialog yang sehat.
Peserta yang terdiri atas pegiat media sosial, mahasiswa, musisi, sastrawan, dan anggota komunitas diajak memahami dinamika komunikasi digital sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
“Melalui lokakarya ini kami berharap generasi muda mampu membangun daya kritis dalam menghadapi fenomena polarisasi digital yang semakin marak. Media sosial seharusnya menjadi ruang kreativitas, ruang deliberasi publik, sekaligus sarana pengembangan kapasitas masyarakat,” kata Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat FISIP UB, Tri Hendra Wahyudi, dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).
Tri Hendra menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas menjadi langkah penting untuk memperluas literasi digital di tengah masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut juga dapat mendorong lahirnya ruang-ruang diskusi yang berkelanjutan bagi generasi muda dalam menyikapi isu-isu publik.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas menjadi strategi penting untuk memperluas literasi digital sekaligus mendorong lahirnya ruang-ruang diskusi yang berkelanjutan di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Dalam lokakarya tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pola komunikasi digital, pemanfaatan media sosial secara kreatif dan produktif, penyaringan informasi (information filtering), serta optimalisasi media sosial untuk meningkatkan partisipasi publik. Materi juga membahas pemanfaatan media sosial sebagai sarana mengawal kebijakan pemerintah dan menyampaikan kritik secara konstruktif.
Ketua Komunitas Ruang Inovasi Jombang, Aditya Nuraminuddin Aziz, mengatakan kemitraan dengan FISIP UB diharapkan mampu memperkuat kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami berharap generasi muda mampu memanfaatkan teknologi digital secara kreatif, positif, dan produktif sesuai dengan potensi yang dimiliki sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai bagian dari evaluasi, seluruh peserta mengikuti pre-test sebelum penyampaian materi. Hasil evaluasi awal tersebut akan dibandingkan dengan post-test setelah kegiatan berakhir untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta mengenai literasi digital, civic engagement, dan polarisasi digital. [asg/kun]






