Jakarta (beritajatim.com) – Madura United tak memberi waktu bersantai terlalu lama bagi para pemainnya. Di tengah jeda kompetisi Super League 2025/2026 karena agenda FIFA Matchday, skuad Laskar Sape Kerrab langsung kembali berlatih lebih cepat.
Tim asuhan Angel Alfredo Vera itu sudah memulai sesi latihan di Stadion Gelora Bangkalan sejak penghujung September 2025. Fokus utama pelatih asal Argentina itu adalah memperbaiki kekurangan yang masih terlihat dalam tujuh laga awal Liga 1 musim ini.
Pada latihan perdana setelah beberapa hari libur usai menghadapi PSBS Biak, Alfredo Vera menekankan pada peningkatan kondisi fisik seluruh pemain. Ia juga mulai mengasah kembali sentuhan bola dan memperkuat chemistry antarpemain agar Madura United tampil lebih solid saat kompetisi dilanjutkan.
“Secara bertahap, intensitas latihan akan kami tingkatkan. Targetnya, ketika liga kembali bergulir, tim dalam kondisi yang benar-benar siap,” ujar mantan pelatih Persebaya itu.
Selain mempersiapkan aspek teknis, Alfredo Vera juga berharap jeda ini bisa dimaksimalkan tim medis untuk mempercepat proses pemulihan beberapa pemain yang masih mengalami cedera.
Sejumlah nama seperti Iran Junior dan Lulinha masih menjalani latihan terpisah, begitu juga dua pemain lokal, M. Rizki Afrisal dan Diky Indriyana.
“Ada empat pemain yang belum bisa gabung penuh dalam latihan tim, yaitu Iran, Lulinha, Rizki, dan Diky. Semoga mereka bisa segera pulih dan kembali berlatih bersama tim,” tambahnya.
Awalnya, Madura United dijadwalkan menghadapi Semen Padang FC pada 4 Oktober 2025. Namun, pertandingan tersebut ditunda hingga Desember mendatang.
Dengan demikian, laga terdekat Laskar Sape Kerrab adalah tandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium, Serang pada 16 Oktober 2025. (faw/kun)






