Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang mengadakan acara Focus Group Discussion (FGD) tentang ‘The Implementation of International Program’. Acara ini hasil kolaborasi dengan Faculty of Business, Management and Professional Studies Management & Sains University (MSU) Malaysia.
Acara ini dihadiri Assoc Prof Nurul Asyikeen Abdul Jabar selaku Dean, Faculty of Business, Management & Professional Studies MSU Malaysia dan ChM. Eva Tan Lee Yin selaku Manager, Global Affairs serta jajaran dekanat, dan dosen, FEB Unisma.
FGD bertujuan untuk membahas berbagai aspek terkait implementasi program internasional antara kedua fakultas. Topiknya meliputi kurikulum, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta peluang penelitian bersama.
Dekan FEB Unisma Nur Diana,SE.,M.Si., menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi FEB di kancah internasional. Dengan kerjasama ini pihaknya berharap bisa memberi manfaat yang besar bagi kedua institusi, terutama kualitas pendidikan dan penelitian.
“Kami harap kerjasama ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dalam lingkup internasional. Sinergi antar lembaga pendidikan untuk menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Acara FGD sebagai pintu untuk kerja sama yang lebih erat antara FEB Unisma dan MSU Malaysia. Diana berharap jalinan ini menjadi inspirasi bagi fakultas lain untuk mengembangkan program-program internasional yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
Di sisi lain, Assoc Prof Nurul Asyikeen Abdul Jabar selaku Dean, Faculty of Business, MSU Malaysia, mengapresiasi inisiatif FGD ini. Ia harap hasil dari diskusi ini bisa segera diimplementasikan dan membawa dampak positif bagi seluruh civitas akademika.
Dengan FGD ini, diharapkan implementasi program internasional antara kedua pihak dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat signifikan bagi kedua belah pihak.
FGD ini diisi dengan berbagai sesi diskusi dan presentasi dari kedua belah pihak.
Topik utama yang dibahas meliputi kurikulum internasional. Diskusi mengenai penyesuaian kurikulum agar sesuai dengan standar internasional dan kebutuhan pasar global.
Pihak MSU Malaysia membagikan pengalaman mereka dalam mengembangkan program studi yang mampu bersaing di kancah internasional. Pertukaran mahasiswa dan dosen: Rencana konkret untuk memfasilitasi pertukaran mahasiswa dan dosen antara kedua fakultas.

Program pertukaran untuk memberi pengalaman belajar dan mengajar yang berbeda, memperkaya wawasan akademis, serta membangun jaringan profesional yang lebih luas.
Ada juga peluang penelitian bersama. Kedua fakultas sepakat untuk mengadakan penelitian bersama dalam bidang ekonomi, bisnis, dan manajemen yang relevan dengan isu kontemporer dan hasil riset dipublikasi di Jurnal Internasional terindeks Scopus.
Selain itu, ada kerjasama pengembangan Soft Skills dan Kompetensi Global. Keduanya mengembangkan soft skills dan kompetensi global bagi mahasiswa, sehingga mereka siap bersaing di pasar kerja internasional.
Setelah sesi diskusi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). MoA ini sebagai dasar hukum untuk implementasi berbagai program kerja sama yang telah dibahas. [dan/beq]






