Lamongan (beritajatim.com)- Pemerintah Kabupaten Lamongan konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif (Ekraf). Salah satunya melalui fashion parade, yang setiap tahun rutin digelar.
Pada tahun ini, fashion parade telah memasuki edisi yang ketiga. Seluruh peraga busana mengenakan berbagai produk Lamongan, yang sudah dipadu padakan oleh desainer Lamongan.
Seperti yang dikenakan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi. Keduanya mengenakan busana berbaghan tenun Lamongan.
Peraga tidak hanya dari kalangan model, tapi melibatkan Forkopimda, OPD, anggota PKK Kabupaten Lamongan, anggota DWP (Dharma Wanita Persatuan), Iwapi dan lainnya.
Yuhronur mengatakan, Fashion Parade yang berlangsung di Kawasan Gadjah Madaini, merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Lamongan kepada pelaku ekonomi kreatif.
“Ini menjadi wadah untuk mengekspos dan menguatkan ekonomi kreatif Lamongan,” tuturnya.
Sementara menurut Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi, tujuan utama dari fashion parade season III adalah mampu membawa produk Lamongan lebih dikenal masyarakat. Serta memperluas pasar pelaku ekonomi kreatif Lamongan.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Dekranasda untuk mendukung dan mengupayakan produk Lamongan bisa lebih maju. Sehingga jangkauan pasarnya lebih luas,” tutur Anis dalam sambutannya.
Fashion parade season III juga mendapat apresiasi dari Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak. Karena tidak hanya memberikan ruang untuk produk lokal, tetapi juga memberikan ruang untuk semua lini, termasuk desainer, make up artist dan lainnya.
“Apresiasi sangat besar saya sampaikan kepada Pemkab Lamongan dan Dekranasda Lamongan, karena melalui kegiatan ini betul-betul memberikan ruang untuk produk ekonomi kreatif hingga pelaku ekonomi kreatif di Lamongan,” ungkap Arumi yang hadir secara langsung bersama dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak pada sore ini. [fak/aje]






