Jakarta (beritajatim.com) – Pengamat geopolitik, Tengku Zulkifli Usman mengingatkan elite politik Indonesia tidak menggunakan politik identitas yang menyebabkan terjadinya polarisasi di masyarakat. Begitu juga dengan gaya komunikasi politik ekstrem harus ditinggalkan karena tidak menguntungkan bagi Indonesia.
“Stop polarisasi, jangan berpikir pendek untuk kepentingan 5 tahun saja, nggak ada gunanya kita berantem terus,” ujar Tengku Zulkifli dalam diskusi Gelora Talks.
Sebab, menurutnya, ada orang-orang yang sengaja memelihara permusuhan dan perselisihan seperti pada Pemilu 2014-2019 lalu. Karenanya, Tengku berharap, semua pihak bersatu dan damai, sehingga tercipta rasa aman, serta akan memudahkan pemerintah untuk melakukan konsolidasi
Di lain sisi, Tengku sepakat dengan upaya yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk melanjutkan rekonsiliasi nasional.
“Masyarakat harus diberikan pencerahan dan pencerdasan dalam berpolitik,” tegasnya. [hen/aje]






