Surabaya (beritajatum.com) – Manufacturing Surabaya 2024, pameran manufaktur terbesar di Timur Indonesia, kembali digelar hari ini di Grand City Convention & Exhibition Center Surabaya. Pameran ini berlangsung dari 17 hingga 20 Juli 2024 dan menghadirkan 284 perusahaan partisipan dari 26 negara/wilayah.
Meysia Stephannie, Event Director PT Pamerindo Indonesia, mengungkapkan komitmen Pamerindo untuk terus mendukung perkembangan industri dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan. “Manufacturing Surabaya 2024 hadir lebih besar, menampilkan merek-merek terkemuka dan solusi teknologi terbaru di industri manufaktur,” ujar Meysia.
Pameran ini tidak hanya fokus pada produk dan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program dukungan. Salah satu program unggulannya adalah Kaizen Clinic, yang membantu para pelaku industri menerapkan prinsip Kaizen untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan optimismenya terhadap pertumbuhan industri manufaktur di Jawa Timur.
“Saat ini, pertumbuhan industri manufaktur Jawa Timur sudah mencapai 35 persen. Meski capaian tersebut telah melebihi target nasional tahun 2045 sebesar 30 persen, kami tetap fokus untuk terus membangun dan mengembangkan SDM berkualitas,” ujar Eri.
Forklift Hero Competition dan ATMI Alumni Day
Manufacturing Surabaya 2024 juga menghadirkan program menarik lainnya, seperti Forklift Hero Competition, yang merupakan kompetisi untuk operator forklift bertenaga listrik, dan ATMI Alumni Day, yang mempertemukan alumni Politeknik ATMI untuk membuka peluang kolaborasi.
Pameran ini diharapkan dapat menarik 7.000 pengunjung dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan industri manufaktur di Indonesia Timur.
Beberapa peserta pameran terkemuka yang hadir di Manufacturing Surabaya 2024 antara lain Bodor Inc., First Machinery Trade Co., Kawan Lama Solution, Riyadi Group, dan Yamazen Indonesia. [rea/ian]






