Iklan Banner Sukun
Ekbis

Merpati Pailit, 1.283 Kreditur Ajukan Tagihan Total Lebih dari Rp11 Triliun

Rapat Pencocokan Utang Merpati Airlines yang dinyatakan pailit.

Surabaya (beritajatim.com) – PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya lewat putusan yang dijatuhkan beberapa waktu lalu. Usai putusan itu, sidang berlanjut dengan beberapa agenda, salah satunya pencocokan utang.

Proses ini sudah berjalan sejak 19 Juli 2022 lalu. Tedapat 1.283 kreditur yang telah mengajukan tagihan dengan nilai total lebih dari Rp11 triliun.

Salah satu kurator aset Merpati, Muhammad Arifudin, mengungkapkan agenda yang digelar hari ini adalah Rapat Pencocokan Piutang.


“Total utang PT Merpati Nusantara Airlines lebih dari Rp11 triliun, yaitu Rp11.007.469.846.166 dengan jumlah kreditur 1.283 orang yang terdiri dari eks-karyawan, perbankan, pajak, dan kreditur lainnya,” kata Arifudin, Selasa (19/7/2022).

Berdasarkan informasi yang termuat dalam laman PN Surabaya, disebutkan perkara nomor: 5/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2022/PN.Niaga.Sby Jo. Nomor: 4/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Niaga.Sby tanggal 2 Juni 2022 atas permohonan pembatalan perdamaian terhadap PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang diajukan oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA telah diputus.

Dalam putusannya, Majelis Hakim menyatakan Merpati telah lalai untuk memenuhi isi perjanjian perdamaian yang telah disahkan oleh putusan pengesahan perdamaian nomor:04/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Niaga.Sby, tanggal 14 November 2018. Sehingga perseroan dinyatakan pailit dengan segala akibat hukumnya.

Pengadilan juga menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa kurator akan ditetapkan kemudian setelah kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses kepailitan berakhir. Selanjutnya perseroan dikenakan untuk membayar biaya perkara yang timbul dari perkara ini sejumlah Rp1.509.000.

Selanjutnya, berdasarkan penetapan hakim pengawas nomor: 5/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2022/PN.Niaga.Sby jo. Nomor: 4/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Niaga.Sby. tanggal 6 Juni 2022 telah ditetapkan jadwal sejumlah rapat.

Rapat tersebut di antaranya, rapat kreditor pertama pada 16 Juni 2022 mendatang, pukul 09.00 WIB di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya. Batas akhir pengajuan tagihan adalah pada 30 Juni 2022. Serta, rapat pencocokan piutang dan batas akhir verifikasi pajak pada 14 Juli 2022. [uci/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev